Surakarta, 18 Oktober 2025 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah melakukan kunjungan resmi ke UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (18/10). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Internet dan Komputer tersebut dihadiri oleh 11 perwakilan pengurus DPD IMM Jawa Tengah periode 2024–2026.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif IMM di bidang akademik dan penelitian. Dalam sambutannya, Maria menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memperkuat budaya riset di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.
“Kami sangat menyambut baik langkah DPD IMM Jawa Tengah yang ingin memperkuat basis riset di kalangan mahasiswa. Perpustakaan sebagai pusat sumber ilmu siap berperan aktif mendukung kegiatan penelitian dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan akademik serta kemanfaatan sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M., selaku Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, menjelaskan maksud utama dari kunjungan ini, yaitu untuk menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan Akademi Riset di bawah naungan IMM Jawa Tengah.
“Kami ingin mendorong mahasiswa Muhammadiyah agar lebih aktif melakukan riset dan inovasi yang aplikatif, sehingga hasilnya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan UMS menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas dan ekosistem riset di tubuh IMM,” tutur Nia.
alam kesempatan yang sama, Fika Anisa Solihah, Sekretaris Bidang Riset dan Teknologi DPD IMM Jawa Tengah, memaparkan bahwa Akademi Riset IMM diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang penelitian. Melalui program tersebut, IMM berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas riset mahasiswa, memperluas jejaring akademik hingga tingkat internasional, serta menumbuhkan peneliti muda yang memiliki daya saing global. Lebih dari itu, IMM juga menargetkan untuk menjadi pelopor gerakan riset mahasiswa di Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara jajaran UPT Perpustakaan UMS dan delegasi IMM. Kedua pihak membahas berbagai bentuk kolaborasi dan rencana tindak lanjut untuk mendukung penguatan ekosistem riset di lingkungan kampus Muhammadiyah.
“Tujuan akhirnya adalah membentuk ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan IMM dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA),” ujar Fika menegaskan.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi sinergi antara lembaga kemahasiswaan dan institusi akademik dalam memperkuat budaya ilmiah di kalangan mahasiswa Muhammadiyah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan lahir generasi peneliti muda yang berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa. (nnf190/Ai)








