Skip to main content
Category

News

Hari Kunjung Perpustakaan 2026, UPT Perpustakaan UMS Apresiasi Pemustaka Teraktif

By News

Surakarta — Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan apresiasi kepada pemustaka pada Senin (14/9/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas antusiasme pemustaka dalam berkunjung dan memanfaatkan koleksi perpustakaan sepanjang tahun 2026.

Selain memberikan apresiasi kepada pemustaka dengan tingkat kunjungan dan pemanfaatan koleksi tertinggi, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah dan kejutan bagi pemustaka. Sebanyak 10 hadiah diberikan kepada pemustaka yang berulang tahun pada bulan September, sebagai bentuk perhatian dan apresiasi dari perpustakaan.

Tidak hanya itu, perpustakaan juga membagikan 20 voucher LibCafe senilai Rp10.000 kepada pemustaka yang mengabadikan momen kunjungannya di perpustakaan dengan berfoto dan menandai akun Instagram @perpusums. Program ini sekaligus mengajak pemustaka untuk turut membagikan pengalaman dan suasana berkunjung ke perpustakaan melalui media sosial.

Sementara itu, berdasarkan rekap data kunjungan dan pemanfaatan koleksi sepanjang tahun 2026, tiga pemustaka mendapatkan apresiasi khusus. Wigunanto (L100240089) menjadi mahasiswa dengan jumlah kunjungan dan pemanfaatan koleksi tertinggi tahun 2026. Syahrul Bakhtiar (G000240213) menjadi mahasiswa dengan jumlah pemanfaatan koleksi tertinggi, sedangkan Salma Maharani Putri (E100210050) menjadi mahasiswa dengan jumlah kunjungan tertinggi.

Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk penghargaan atas konsistensi pemustaka dalam memanfaatkan perpustakaan sekaligus mendorong semakin banyak sivitas akademika untuk berkunjung, menggunakan koleksi, dan menikmati berbagai layanan yang tersedia.

Melalui peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS terus mendorong terciptanya suasana perpustakaan yang lebih dekat, aktif, dan menyenangkan bagi seluruh pemustaka. (Nnf190)

KB-TK Aisyiyah Kottabarat Kenalkan Dunia Literasi Sejak Dini di Perpustakaan UMS

By News

Surakarta — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan dari KB-TK Aisyiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta pada Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB tersebut diikuti 60 siswa bersama 9 guru pendamping dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan sekaligus mengenalkan budaya literasi sejak usia dini.

Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pengenalan perpustakaan sejak dini dapat membangun pengalaman positif anak terhadap buku dan lingkungan belajar.

Ia juga menambahkan bahwa perpustakaan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar tempat menyimpan dan membaca buku. Bagi anak-anak, perpustakaan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan imajinasi, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, sekaligus membangun rasa ingin tahu melalui berbagai pengalaman literasi.

Sementara itu, Kepala KB-TK Aisyiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, Nur Ratna Juwita, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membiasakan anak mengenal dunia literasi secara langsung. Menurutnya, literasi bagi anak usia dini dapat diperkenalkan melalui pengalaman, interaksi, cerita, permainan, maupun kedekatan dengan buku.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan library tour yang didampingi staf UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS serta guru pendamping. Para siswa diajak berkeliling mengenal ruang, fasilitas, dan koleksi perpustakaan dengan penjelasan sederhana yang mudah dipahami.

Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti library tour. Mereka tampak aktif memperhatikan dan menunjukkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan perpustakaan. Kegiatan dilanjutkan dengan games interaktif yang mengajak siswa belajar sambil bermain dan berinteraksi bersama teman-temannya.

Sebagai bentuk apresiasi, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS memberikan merchandise kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, perpustakaan berharap dapat terus menjadi ruang belajar yang terbuka dan menyenangkan bagi anak-anak serta turut menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan budaya literasi sejak dini. (nnf190)

Menumbuhkan Semangat Literasi, SMA MTA Surakarta Berkunjung ke Perpustakaan UMS

By News

Surakarta — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan dari SMA MTA Surakarta pada Rabu (9/9/2026). Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut merupakan bagian dari kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh pengurus dan anggota GEMA (Gemar Membaca) SMA MTA Surakarta.

Kegiatan diikuti oleh 57 siswa dengan didampingi dua guru pendamping. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pengelolaan perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi sekaligus memperoleh wawasan mengenai berbagai layanan dan fasilitas perpustakaan modern.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan SMA MTA Surakarta. Dalam sambutannya, Maria memperkenalkan secara umum berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya literasi sejak dini sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

“Perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca dan mencari buku, tetapi juga ruang untuk belajar, mengeksplorasi informasi, dan mengembangkan wawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Wahono, M.Si., selaku Wakil Kepala Sekolah SMA MTA Surakarta sekaligus guru pendamping, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi siswa, khususnya mengenai pengelolaan perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa sekaligus menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan minat baca dan semangat berliterasi,” ungkapnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan perpustakaan yang disampaikan oleh Hanun Adlan, S.IP., Staf Layanan KKI, Corner, Literasi Informasi, dan Konsultasi Riset. Dalam pemaparannya, para siswa diperkenalkan dengan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari koleksi bahan pustaka, layanan literasi informasi, hingga fasilitas dan sumber daya digital yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka.

Antusiasme siswa semakin terlihat saat kegiatan dilanjutkan dengan library tour. Para peserta diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai ruang, fasilitas, serta layanan yang tersedia di UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan games interaktif yang dikemas secara menarik dan disertai pembagian merchandise. Sesi tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan menjadi penutup yang menyenangkan dalam kegiatan kunjungan.

Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap para siswa SMA MTA Surakarta semakin mengenal peran perpustakaan sebagai ruang belajar dan sumber informasi. Kunjungan ini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk membangun kebiasaan membaca, meningkatkan kemampuan dalam menemukan dan memanfaatkan informasi, serta mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan kolaborasi dalam pengembangan budaya literasi antara UMS dan sekolah, khususnya di kalangan generasi muda. (nnf190)

Rapat Kerja Perpustakaan UMS 2026: Menyusun Arah Strategis Pengembangan Perpustakaan

By News

Wonosobo, 21–22 Agustus 2026 — UPT Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai agenda tahunan untuk mengevaluasi capaian program sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja pengembangan perpustakaan secara menyeluruh.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan di Eagle Hotel Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, dan diikuti oleh seluruh sivitas internal Perpustakaan UMS. Raker menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarbidang dalam mewujudkan layanan perpustakaan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pemustaka.

Pembukaan dan Pengarahan Kepala Perpustakaan

Rapat kerja dibuka secara resmi oleh MC Aisha Rahmalia R., dilanjutkan dengan sambutan serta pengarahan dari Kepala Perpustakaan UMS, Ibu Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A.

Dalam arahannya, Kepala Perpustakaan menegaskan pentingnya evaluasi terhadap program yang telah dijalankan sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan tahun mendatang. Selain itu, hasil Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) turut disampaikan sebagai acuan dalam menyelaraskan program perpustakaan dengan visi dan tujuan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Evaluasi Program dan Penyusunan Rencana Kerja 2026–2027

Memasuki sesi inti, setiap bidang mempresentasikan Laporan Kegiatan Rencana Program Unit (RPU) Tahun Anggaran 2026–2027. Laporan tersebut mencakup capaian kinerja, evaluasi pelaksanaan program, hingga identifikasi tantangan yang dihadapi selama satu tahun terakhir.

Selanjutnya, peserta dibagi berdasarkan bidang kerja untuk menyusun rancangan Program Kerja Tahun 2026–2027. Diskusi kelompok difokuskan pada penyusunan program yang realistis, terukur, dan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan, baik layanan fisik maupun digital.

Presentasi Antarbidang dan Penguatan Kolaborasi

Salah satu agenda utama Raker adalah sesi presentasi serta tanggapan dari masing-masing bidang. Setiap PIC memaparkan rencana strategis sekaligus menerima masukan dari peserta rapat guna menyempurnakan program yang akan dilaksanakan.

Bidang yang mempresentasikan program kerjanya meliputi:

  • Bidang Kelembagaan
  • Bidang Pengembangan SDM
  • Bidang Sistem Informasi
  • Bidang Pendukung Layanan, Humas dan Promosi
  • Bidang Sarana dan Prasarana

Melalui forum ini, setiap bidang tidak hanya menyampaikan target kerja, tetapi juga membangun sinergi lintas divisi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung.

Refleksi dan Penutupan

Rangkaian Rapat Kerja ditutup dengan sesi refleksi yang dipimpin oleh Ibu Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta diajak meneguhkan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang unggul, responsif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi pusat layanan informasi dan literasi yang mendukung tridarma perguruan tinggi.

Melalui Raker 2026 ini, UPT Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS optimistis dapat menghasilkan program-program strategis yang menjadi landasan pengembangan perpustakaan pada tahun 2026–2027 demi memberikan pelayanan terbaik bagi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Nnf190)

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS Umumkan Pemenang Lomba Video “Perpus Core Challenge”

By News

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengumumkan para pemenang Lomba Video Reels/TikTok “Perpus Core Challenge”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya perpustakaan untuk mengajak mahasiswa dan sivitas akademika mengenal perpustakaan melalui cara yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan karakter media sosial.

Melalui lomba tersebut, peserta ditantang untuk menuangkan kreativitas dalam bentuk video pendek yang mengangkat pengalaman, suasana, maupun berbagai hal menarik di lingkungan perpustakaan. Karya-karya yang masuk menunjukkan beragam ide dan sudut pandang peserta dalam menggambarkan perpustakaan secara lebih dekat dan kekinian.

Setelah melalui proses penilaian, panitia menetapkan sejumlah peserta sebagai pemenang dan finalis. Sayid Anwar berhasil meraih Juara 1, disusul Nayanti Reysha sebagai Juara 2, dan Salma Cinta sebagai Juara 3.

Sementara itu, kategori juara harapan diraih oleh Putri Kartikasari sebagai Juara Harapan 1, Abdussalam M sebagai Juara Harapan 2, dan Rafif Allaam sebagai Juara Harapan 3. Adapun Thoriq Saiful ditetapkan sebagai Finalis. Selain itu, Nayanti Reysha juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Juara Favorit.

Pihak perpustakaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan ide kreatifnya dalam lomba. Setiap karya yang dikirimkan menjadi bentuk partisipasi dalam memperkenalkan perpustakaan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan generasi muda.

Melalui kegiatan “Perpus Core Challenge”, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap kreativitas mahasiswa dan sivitas akademika dalam memanfaatkan media digital dapat terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkenalkan perpustakaan sebagai ruang yang tidak hanya identik dengan buku dan kegiatan akademik, tetapi juga sebagai ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan dan aktivitas generasi muda. (Nnf190)

Semarak Lomba 17 Agustusan, Perpustakaan UMS Hadirkan Ruang Rekreasi dan Kebersamaan bagi Sivitas Akademika

By News

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar Lomba 17 Agustusan dan Jumat Berbagi, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.00 WIB di Hall Depan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS ini diikuti oleh staf perpustakaan serta pemustaka dan sivitas akademika UMS.

Beragam perlombaan bernuansa khas perayaan 17 Agustus turut memeriahkan kegiatan, di antaranya lomba kelereng, lomba ambil bola, dan lomba estafet tiup cup. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang saling berkompetisi sekaligus menikmati momen kebersamaan di lingkungan perpustakaan.

Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menyampaikan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk belajar dan mencari bahan pustaka, tetapi juga dapat menjadi ruang rekreasi dan interaksi bagi seluruh sivitas akademika.

“Perpustakaan bukan hanya tempat untuk belajar dan mencari buku. Perpustakaan juga dapat menjadi ruang rekreasi, ruang berinteraksi, dan ruang untuk membangun kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menciptakan suasana yang lebih dekat dan hangat antara staf perpustakaan dengan pemustaka, mahasiswa, maupun sivitas akademika UMS lainnya.”

Menurutnya, kegiatan nonakademik yang dikemas secara santai dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan pengalaman positif bagi pemustaka ketika berkunjung ke perpustakaan. Interaksi yang terbangun dalam suasana informal juga diharapkan dapat membuat perpustakaan semakin dekat dengan penggunanya.

Kegiatan Lomba 17 Agustusan dan Jumat Berbagi sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kompetisi, tetapi juga melalui kebersamaan, keceriaan, dan saling berbagi.

Melalui kegiatan tersebut, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS terus berupaya menghadirkan perpustakaan sebagai ruang akademik sekaligus ruang sosial yang inklusif, menyenangkan, dan dekat dengan sivitas akademika. (Nnf190)

BiblioBattle 2026: “One Book Can Change Everything”, Perpus UMS Ajak Sivitas Akademika Berburu Buku yang Mengubah Cara Pandang

By News

Surakarta — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar ajang tahunan BiblioBattle 2026 dengan mengusung tema “One Book Can Change Everything” pada Senin (3/8/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Ruang Koleksi Referensi dan Periodikal, Lantai 3, Gedung UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

BiblioBattle dirancang sebagai ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk saling berbagi rekomendasi bacaan yang dinilai mampu mengubah cara pandang pembacanya, sekaligus menjadi ajang kompetisi presentasi buku yang menghadirkan dialog interaktif antara presenter, juri, dan audiens.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir dan menegaskan pentingnya membangun budaya literasi di lingkungan kampus sebagai bekal berpikir kritis dan reflektif, baik bagi mahasiswa maupun dosen. Ia juga berharap BiblioBattle dapat menumbuhkan minat baca sekaligus mempererat kolaborasi antara perpustakaan dan sivitas akademika.

Bertindak sebagai reviewer dalam kegiatan ini adalah Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. selaku Kepala Perpustakaan, serta Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. selaku Kabid Pengelolaan dan Layanan Digital UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Sesi inti BiblioBattle 2026 diisi oleh enam presenter dari kalangan dosen, pustakawan, dan mahasiswa yang secara bergantian membedah buku pilihan masing-masing:

  1. Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M. (Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS) membuka sesi dengan membahas Filsafat Kecemasan karya Dr. Muhammad Faisal. Ia mengupas bagaimana buku ini menawarkan perspektif filosofis dalam memahami dan mengelola kecemasan, lengkap dengan langkah praktis yang bisa diterapkan pembaca dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd. (Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP) mempresentasikan Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Ia menyoroti kompleksitas persoalan psikologis dan sosial yang dihadapi tokoh-tokoh perempuan dalam novel tersebut, dengan penekanan pada tema cinta, pengkhianatan, dan harga diri.
  3. Aurelea Fatiha (Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Duta Perpus) membawakan Platinum Data karya Keigo Higashino. Ia mengulas sisi thriller novel ini yang mengkritisi manipulasi data dan isu privasi, sekaligus menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan yang tak tergantikan oleh teknologi.
  4. Zahra Fadhilah Husna, S.Hum. (Pustakawan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS) mempromosikan Keajaiban Toko Kelontong Namiya karya Keigo Higashino. Ia menekankan konsep unik surat-menyurat anonim lintas waktu dalam novel tersebut, yang memadukan unsur misteri dengan pesan-pesan moral yang mendalam.
  5. Nadia Qurrotu (Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Duta Perpus) mengangkat Aroma Karsa karya Dee Lestari. Ia memaparkan bagaimana cerita fiksi ini menghadirkan latar sejarah sekaligus modern, dengan tokoh-tokoh dari kalangan marjinal beserta pergulatan hidup mereka.
  6. Aisha Rachmalia Rayhan, S.Hum. (Pustakawan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS) menutup sesi presentasi dengan membahas Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Buku ini menyoroti profesi-profesi kecil seperti pramuria, cleaning service, penjual makanan kaki lima, hingga pencuri motor, menggambarkan sisi kota besar yang jarang terlihat di balik gemerlapnya. Ia memaparkan kisah perjuangan hidup orang-orang kecil di kampung pinggiran Jakarta demi bertahan hidup di balik gemerlap ibu kota.

Usai seluruh presentasi, sesi dilanjutkan dengan tanggapan dari dewan juri dan audiens. Diskusi berkembang ke berbagai pertanyaan reflektif, mulai dari cara mengelola kecemasan, penggambaran karakter dalam karya fiksi, hingga relevansi cerita-cerita yang dibahas dengan isu kesehatan mental dan norma sosial dalam kehidupan nyata.

Rangkaian BiblioBattle 2026 diakhiri dengan pengumuman hasil voting peserta. Buku Filsafat Kecemasan karya Dr. Muhammad Faisal, yang dipresentasikan oleh Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., terpilih sebagai buku pemenang. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan terima kasih kepada seluruh partisipan.

Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan terus memberi dampak nyata bagi budaya membaca dan berbagi pengetahuan di lingkungan UMS.

BiblioBattle adalah format ajang literasi yang mempertemukan beberapa presenter untuk mempresentasikan satu buku pilihan masing-masing secara singkat, lengkap dengan alasan mengapa buku tersebut layak dibaca. Setelah seluruh presentasi selesai, audiens dan/atau dewan juri memberikan tanggapan serta memilih buku yang dinilai paling menarik melalui voting. Format ini populer digunakan di lingkungan kampus dan perpustakaan sebagai cara menumbuhkan minat baca sekaligus melatih kemampuan presentasi dan diskusi kritis para pesertanya. (nnf190)

Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding FPPTI Jawa Tengah ke Malaysia, Presentasikan Program IMAM di University Malaya

By News

KUALA LUMPUR — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Juli 2026 ini membawa rombongan mengunjungi tiga institusi perpustakaan terkemuka, yaitu Perpustakaan Tun Seri Lanang University Kebangsaan Malaysia (UKM), Perpustakaan University Malaya (UM), dan Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM) yang bertempat di Perpustakaan Kuala Lumpur.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, UMS mengirimkan dua orang delegasinya dan turut berkesempatan menyampaikan presentasi dan sharing session di Universiti Malaya. Kesempatan ini dimanfaatkan sebagai ajang pertukaran wawasan mengenai pengelolaan dan inovasi layanan perpustakaan digital antara UMS sebagai anggota Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah dan pihak Perpustakaan Universiti Malaya. Keterlibatan ini menjadi bukti nyata bahwa pustakawan UMS memiliki kapasitas dalam berbagi gagasan dengan perguruan tinggi ternama di Asia Tenggara.

Kepala Perpustakaan UMS, Maria Husnun Nisa, tampil mewakili UMS dalam sesi presentasi tersebut. Ia mengangkat inovasi bertajuk “Knowledge Sharing Melalui Program “IMAM” Perpustakaan UMS” — sebuah program pengabdian masyarakat yang dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan, mulai dari pendidikan dan pelatihan (diklat), pendampingan sertifikasi, pendampingan akreditasi, hingga UMS Library Corner.

Menurut Husnun, tujuan dari program Ilmu Manfaat Amal Memberi (IMAM) ini adalah untuk menciptakan masyarakat yang humanis (memanusiakan manusia), Liberasi (memerdekakan manusia dari kebodohan) dan Transendensi (dalam rangka ibadah dan mencari keridhaan Allah SWT), dan program IMAM dirancang agar keberadaan perpustakaan tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Inovasi yang dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi tidak hanya dapat dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika saja, namun juga harus berdampak kepada masyarakat. Alhamdulillah, inovasi perpustakaan UMS berdampak positif kepada masyarakat sekitar” ujar Husnun.

Studi banding ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah strategis UMS dalam memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus terus mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan melalui pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Dengan aktif berpartisipasi dalam forum lintas negara seperti ini, Perpustakaan UMS menegaskan komitmennya untuk ikut serta membentuk arah pengembangan ekosistem perpustakaan perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, hasil dari studi banding ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman, melainkan menjadi bekal nyata untuk terus menghadirkan inovasi layanan perpustakaan yang relevan, berdampak, dan berdaya saing global.

Perkuat Literasi Sekolah, UMS Launching UMS Library Corner di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga

By News

SALATIGA — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi melaunching UMS Library Corner di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga. Kegiatan launching sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak.

SMA Muhammadiyah Plus Salatiga menjadi sekolah penerima pojok baca UMS Library Corner, dan langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Plus Salatiga, Risda Mila Shanti, S.Pd. Sementara dari pihak UMS, sambutan disampaikan oleh Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., selaku Kepala Perpustakaan UMS.

Dalam sambutannya, Risda Mila Shanti menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitas pojok baca UMS Library Corner yang dihadirkan di sekolahnya. Menurutnya, kehadiran fasilitas ini merupakan wujud dari impian sekolah untuk memiliki perpustakaan yang lebih baik dan representatif.

“Perpustakaan merupakan gudang ilmu bagi siswa,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan yang mudah diakses oleh seluruh warga sekolah.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada UMS yang telah menjalin kolaborasi dengan sekolahnya, sehingga meskipun berlokasi di Salatiga, pihak sekolah merasa semakin dekat dengan keberadaan UMS. Risda Mila Shanti menyebutkan bahwa dirinya merupakan lulusan UMS dari Program Studi Bahasa Inggris, dan beberapa pendidik lain di sekolah tersebut juga tercatat sebagai alumni UMS.

Sementara itu, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. dalam sambutannya menjelaskan bahwa program UMS Library Corner merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS untuk memajukan perpustakaan sekolah-sekolah mitra.

“Kami selalu berusaha memantik sekolah-sekolah untuk memiliki perpustakaan yang berkualitas,” ungkapnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah bersama untuk maju, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi siswa maupun guru dalam meningkatkan literasi dan minat baca, meskipun di tengah keterbatasan kondisi yang ada.

Lebih lanjut, Maria Husnun Nisa menyampaikan bahwa program ini bertujuan menambah wawasan, mengasah kemampuan imajinasi, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis bagi para siswa melalui akses bacaan yang lebih baik.

UMS Library Corner merupakan program dari UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta yang menghadirkan pojok baca di sekolah-sekolah mitra. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata UMS dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan budaya literasi di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan launching dan penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak berharap kerja sama tersebut dapat turut memajukan Persyarikatan Muhammadiyah serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, gemar membaca, dan berpikir kritis. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk turut mengembangkan fasilitas literasi demi kemajuan pendidikan bersama, sekaligus memperkokoh posisi SMA Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai sekolah yang unggul dalam literasi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. (nnf190/AI)

Awardee UMS Library Digital Scholarship 2026 Presentasikan Hasil Program pada Monev Akhir

By News

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir Awardee UMS Library Digital Scholarship 2026 pada Rabu (8/7/2026) di Ruang Meeting dan Diskusi Siti Badilah, Lantai 1 Perpustakaan UMS. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program pembinaan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Acara diawali dengan sambutan dari Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Dalam sambutannya, Maria menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh awardee yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta tanggung jawab selama mengikuti program. Menurutnya, para awardee tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan layanan digital dan promosi perpustakaan, tetapi juga menjadi representasi mahasiswa yang mampu berinovasi dan berkolaborasi untuk mendukung transformasi perpustakaan di era digital.

Sambutan juga disampaikan oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. (ITE), Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Digital. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan kompetensi para awardee selama program berlangsung. Menurutnya, hasil karya, inovasi, dan semangat belajar yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa program UMS Digital Library Scholarship mampu mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan teknis sekaligus kreativitas dalam menghasilkan solusi dan konten digital yang bermanfaat bagi Perpustakaan UMS.

Pada kegiatan monitoring dan evaluasi, masing-masing awardee mempresentasikan laporan akhir, capaian program, serta pengalaman yang diperoleh selama mengikuti UMS Digital Library Scholarship 2026. Tim pengelola memberikan masukan dan evaluasi sebagai bahan pengembangan program pada periode mendatang.

Program UMS Digital Library Scholarship 2026 menghasilkan lima awardee terbaik yang telah berkontribusi aktif sesuai bidangnya. Pada kategori Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Aplikasi, awardee terdiri atas Haydar Aulia Rahman dan Narendra Satya Adikurniawan. Sementara pada kategori Konten Kreator, awardee terdiri atas M. Ghali Apriansyah, Deysilla Afifah Feriz, dan Septyas Ayu Kusuma Aji.

Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap para awardee dapat terus mengembangkan kompetensi yang telah diperoleh serta menjadi agen perubahan dalam pengembangan literasi digital, teknologi informasi, dan kreativitas konten, baik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta maupun di masyarakat luas.

Monitoring dan Evaluasi Akhir ini menjadi penanda berakhirnya program UMS Digital Library Scholarship 2026 sekaligus menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih, sebagai bekal untuk menghadirkan program yang semakin berkualitas pada periode selanjutnya. (nnf190)