Skip to main content
Tag

kunjungan

Tingkatkan Kualitas Layanan, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS Lakukan Benchmarking ke UGM

By News

YOGYAKARTA, 12 Februari 2026 – Dalam upaya memperkuat komitmen pengembangan layanan bagi seluruh sivitas akademika, tim UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan benchmarking atau studi tiru ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., bersama empat staf ahli lainnya: Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE)., Esti Handayani, S.I.Pust., Aisha Rachmalia Rayhan, S.Hum., dan Hanun Adlan, S.IP.

Mengapa Memilih UGM?

Pemilihan Perpustakaan dan Arsip UGM sebagai destinasi bukan tanpa alasan. Sejak melakukan penggabungan unit perpustakaan dan arsip secara resmi pada tahun 2023, UGM dinilai berhasil menciptakan ekosistem manajemen informasi yang sangat solid.

Beberapa prestasi prestisius yang menjadi daya tarik utama antara lain:

  • Predikat Istimewa dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
  • Penghargaan sebagai Unit Kerja Berprestasi Terbaik dalam tata kelola Layanan Informasi Publik.
  • Keunggulan dalam pemeringkatan repositori digital secara global.

Fokus Observasi dan Temuan Lapangan

Selama kunjungan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB, tim UMS melakukan observasi mendalam serta diskusi intensif mengenai praktik terbaik (best practices) pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi modern.

Beberapa poin penting yang menjadi catatan tim delegasi meliputi:

  1. Integrasi Tata Kelola: Penyatuan manajemen perpustakaan dan arsip yang terbukti meningkatkan efisiensi pelestarian memori institusi.
  2. Transparansi Informasi: Implementasi layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang sangat terstruktur dan mudah diakses.
  3. Inovasi Digital: Pengelolaan repositori yang terindeks global serta sistem sirkulasi mandiri berbasis TI.
  4. Transformasi Ruang: Pergeseran konsep perpustakaan menjadi ruang kolaboratif yang humanis, seperti penyediaan co-working space dan fasilitas inklusif bagi mahasiswa.

Langkah Strategis ke Depan

Kepala UPT Perpustakaan UMS, Maria Husnun Nisa, berharap wawasan yang diperoleh dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kepuasan pengguna di lingkungan UMS.

“Data dan wawasan ini akan menjadi landasan valid untuk mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) kami, mempercepat transformasi digital, serta mempererat jejaring kolaborasi antar-perpustakaan perguruan tinggi,” ungkapnya dalam laporan tersebut.

Kegiatan yang berjalan lancar tanpa kendala ini diakhiri dengan kunjungan keliling lingkungan perpustakaan UGM sebelum tim kembali ke Surakarta pada sore harinya. (aisha)

Visitasi Akreditasi Perpustakaan UMS oleh Tim Asesor Perpustakaan Nasional RI

By Event

Library Ums_Akreditasi1Pada hari Kamis, 2 April 2015 Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta menerima visitasi dalam rangka akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi. Tim asesor terdiri dari 3 orang yakni Drs. Supriyanto, M.Si.; Drs. Nurcahyono, SS., M.Si. yang keduanya dari Perpustakaan Nasional serta Drs. B. Mustafa, M.Lib. dari Perpustakaan IPB.

Acara dimulai pada pukul 08.00 dengan agenda penyambutan asesor oleh Pimpinan Universitas yang berlangsung di ruang sidang Rektorat Kampus I UMS. Hadir pada penyambutan ini Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof. Dr. Bambang Setiaji; didampingi Wakil Rektor I Dr. Muhammad Da’I; Wakil Rektor II Sardjito, PhD.; Kepala Perpustakaan UMS Mustofa, SE dan Seluruh pimpinan Perpustakaan serta Kepala Perpustakaan sebelumnya, Dr. Moordiningsih, M.Si.Psi.

Dalam sambutannya Bapak Rektor menyebutkan bahwa Perpustakaan merupakan fasilitas penunjang yang sangat penting, karena bisa mendorong situasi akedemik yang dinamis dan kreatif. Hal senada juga disampaikan Bapak Wakil Rektor I yang mengungkapkan bahwa Perpustakaan merupakan unit yang sangat penting di Universitas. Oleh karena itu Universitas berkomitmen untuk terus mengembangkan Perpustakaan supaya lebih berkembang baik dari segi SDM, Layanan maupun fasilitas.

Sementara tim asesor dalam sambutannya menyampaikan bahwa akreditasi ini merupakan proses pembinaan Perpustakaan Nasional dalam rangka pengembangan. Dengan terakreditasinya Perpustakaan bisa mendorong dan memberi nilai tambah dalam akreditasi program studi. Dan diharapkan pula perpustakaan yang sudah terakreditasi dalam satu kota mampu membina dan memberikan pengembangan ke perpustakaan-perpustakaan lainnya. Tim asesor juga memohon izin kepada Pimpinan Universitas untuk melakukan visitasi dan verifikasi di Perpustakaan UMS.

Library Ums_Akreditasi 3

Acara dilanjutkan visitasi ke Perpustakaan UMS yang berada di Kampus II. Di Perpustakaan acara diawali dengan presentasi profil Perpustakaan UMS oleh Kepala Perpustakaan Mustofa, SE dan Kabag Perencanaan dan Pengembangan Sistem Maria Husnun Nisa, S.Sos. M.A. Dalam pemaparannya beliau berdua menyampaikan tentang sejarah berdirinya Perpustakaan UMS, dukungan dan komitmen Universitas, SDM yang dimiliki, prestasi yang telah dicapai, beragam koleksi dan layanan-layanan yang dimiliki, serta standar pengelolaan yang dipakai. Masih dalam presentasi disampaikan pula layanan-layanan unggulan yang bisa dimanfaatkan para pemustaka serta rencana strategis perpustakaan ke depan. Dalam penutupan presentasi, disampaikan pula bahwa proses akreditasi ini merupakan salah satu usaha Perpustakaan UMS dalam mengembangkan Perpustakaan yang lebih maju dan professional, karena komponen-komponen yang dinilai dalam akreditasi sudah mencakup semua aspek dalam pengelolaan Perpustakaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan proses tanya jawab seputar Perpustakaan UMS.

Setelah selesai tanya jawab, acara diteruskan dengan proses verifikasi data. Pada proses verifikasi ini tim asesor membagi ke dalam 3 kelompok. Kelompok pertama bersama Bapak Drs.B. Mustafa, M.Lib memverifikasi komponen Layanan, Kerjasama dan Koleksi. Kelompok kedua dengan Bapak Drs. Supriyanto, M.Si. memverifikasi komponen Pengorganisasian Materi Perpustakaan, Sumber Daya Manusia, Gedung/Ruang, sarana prasarana. Sedangkan kelompok ketiga bersama Bapak Nurcahyono, S.S. M.Si. memverifikasi komponen Anggaran, Manajemen Perpustakaan dan Perawatan Koleksi.

Selepas sholat dhuhur dan makan siang, acara dilanjutkan dengan peninjauan, keliling Perpustakaan UMS disertai wawancara kepada beberapa staf dan pemustaka. Menjelang pukul 14.30 tim asesor kembali ke ruangan dan menyampaikan rekapan sementara hasil assessment. Kemudian acara diakhiri dengan kata penutup dan ucapan terima kasih dari Kepala Perpustakaan.

Semoga dengan adanya akreditasi ini Perpustakaan UMS menjadi lebih baik, berkembang dan lebih profesional. Aaamiiin (red: Husnun)