Skip to main content
Tag

library

Pustakawan UMS Ikuti Studi Banding FPPTI Jawa Tengah ke Malaysia, Presentasikan Program IMAM di University Malaya

By News

KUALA LUMPUR — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan studi banding ke Malaysia yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Juli 2026 ini membawa rombongan mengunjungi tiga institusi perpustakaan terkemuka, yaitu Perpustakaan Tun Seri Lanang University Kebangsaan Malaysia (UKM), Perpustakaan University Malaya (UM), dan Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM) yang bertempat di Perpustakaan Kuala Lumpur.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, UMS mengirimkan dua orang delegasinya dan turut berkesempatan menyampaikan presentasi dan sharing session di Universiti Malaya. Kesempatan ini dimanfaatkan sebagai ajang pertukaran wawasan mengenai pengelolaan dan inovasi layanan perpustakaan digital antara UMS sebagai anggota Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah dan pihak Perpustakaan Universiti Malaya. Keterlibatan ini menjadi bukti nyata bahwa pustakawan UMS memiliki kapasitas dalam berbagi gagasan dengan perguruan tinggi ternama di Asia Tenggara.

Kepala Perpustakaan UMS, Maria Husnun Nisa, tampil mewakili UMS dalam sesi presentasi tersebut. Ia mengangkat inovasi bertajuk “Knowledge Sharing Melalui Program “IMAM” Perpustakaan UMS” — sebuah program pengabdian masyarakat yang dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan, mulai dari pendidikan dan pelatihan (diklat), pendampingan sertifikasi, pendampingan akreditasi, hingga UMS Library Corner.

Menurut Husnun, tujuan dari program Ilmu Manfaat Amal Memberi (IMAM) ini adalah untuk menciptakan masyarakat yang humanis (memanusiakan manusia), Liberasi (memerdekakan manusia dari kebodohan) dan Transendensi (dalam rangka ibadah dan mencari keridhaan Allah SWT), dan program IMAM dirancang agar keberadaan perpustakaan tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Inovasi yang dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi tidak hanya dapat dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika saja, namun juga harus berdampak kepada masyarakat. Alhamdulillah, inovasi perpustakaan UMS berdampak positif kepada masyarakat sekitar” ujar Husnun.

Studi banding ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan langkah strategis UMS dalam memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus terus mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan melalui pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di kawasan ASEAN. Dengan aktif berpartisipasi dalam forum lintas negara seperti ini, Perpustakaan UMS menegaskan komitmennya untuk ikut serta membentuk arah pengembangan ekosistem perpustakaan perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ke depan, hasil dari studi banding ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman, melainkan menjadi bekal nyata untuk terus menghadirkan inovasi layanan perpustakaan yang relevan, berdampak, dan berdaya saing global.

Perkuat Literasi Sekolah, UMS Launching UMS Library Corner di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga

By News

SALATIGA — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi melaunching UMS Library Corner di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga. Kegiatan launching sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.00 WIB, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua belah pihak.

SMA Muhammadiyah Plus Salatiga menjadi sekolah penerima pojok baca UMS Library Corner, dan langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Plus Salatiga, Risda Mila Shanti, S.Pd. Sementara dari pihak UMS, sambutan disampaikan oleh Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., selaku Kepala Perpustakaan UMS.

Dalam sambutannya, Risda Mila Shanti menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitas pojok baca UMS Library Corner yang dihadirkan di sekolahnya. Menurutnya, kehadiran fasilitas ini merupakan wujud dari impian sekolah untuk memiliki perpustakaan yang lebih baik dan representatif.

“Perpustakaan merupakan gudang ilmu bagi siswa,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan yang mudah diakses oleh seluruh warga sekolah.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada UMS yang telah menjalin kolaborasi dengan sekolahnya, sehingga meskipun berlokasi di Salatiga, pihak sekolah merasa semakin dekat dengan keberadaan UMS. Risda Mila Shanti menyebutkan bahwa dirinya merupakan lulusan UMS dari Program Studi Bahasa Inggris, dan beberapa pendidik lain di sekolah tersebut juga tercatat sebagai alumni UMS.

Sementara itu, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. dalam sambutannya menjelaskan bahwa program UMS Library Corner merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS untuk memajukan perpustakaan sekolah-sekolah mitra.

“Kami selalu berusaha memantik sekolah-sekolah untuk memiliki perpustakaan yang berkualitas,” ungkapnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah bersama untuk maju, sekaligus menjadi pemantik semangat bagi siswa maupun guru dalam meningkatkan literasi dan minat baca, meskipun di tengah keterbatasan kondisi yang ada.

Lebih lanjut, Maria Husnun Nisa menyampaikan bahwa program ini bertujuan menambah wawasan, mengasah kemampuan imajinasi, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis bagi para siswa melalui akses bacaan yang lebih baik.

UMS Library Corner merupakan program dari UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta yang menghadirkan pojok baca di sekolah-sekolah mitra. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata UMS dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan budaya literasi di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan launching dan penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak berharap kerja sama tersebut dapat turut memajukan Persyarikatan Muhammadiyah serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, gemar membaca, dan berpikir kritis. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk turut mengembangkan fasilitas literasi demi kemajuan pendidikan bersama, sekaligus memperkokoh posisi SMA Muhammadiyah Plus Salatiga sebagai sekolah yang unggul dalam literasi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. (nnf190/AI)

Awardee UMS Library Digital Scholarship 2026 Presentasikan Hasil Program pada Monev Akhir

By News

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir Awardee UMS Library Digital Scholarship 2026 pada Rabu (8/7/2026) di Ruang Meeting dan Diskusi Siti Badilah, Lantai 1 Perpustakaan UMS. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program pembinaan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Acara diawali dengan sambutan dari Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Dalam sambutannya, Maria menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh awardee yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, serta tanggung jawab selama mengikuti program. Menurutnya, para awardee tidak hanya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan layanan digital dan promosi perpustakaan, tetapi juga menjadi representasi mahasiswa yang mampu berinovasi dan berkolaborasi untuk mendukung transformasi perpustakaan di era digital.

Sambutan juga disampaikan oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. (ITE), Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Digital. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan kompetensi para awardee selama program berlangsung. Menurutnya, hasil karya, inovasi, dan semangat belajar yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa program UMS Digital Library Scholarship mampu mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan teknis sekaligus kreativitas dalam menghasilkan solusi dan konten digital yang bermanfaat bagi Perpustakaan UMS.

Pada kegiatan monitoring dan evaluasi, masing-masing awardee mempresentasikan laporan akhir, capaian program, serta pengalaman yang diperoleh selama mengikuti UMS Digital Library Scholarship 2026. Tim pengelola memberikan masukan dan evaluasi sebagai bahan pengembangan program pada periode mendatang.

Program UMS Digital Library Scholarship 2026 menghasilkan lima awardee terbaik yang telah berkontribusi aktif sesuai bidangnya. Pada kategori Teknologi Informasi/Sistem Informasi/Aplikasi, awardee terdiri atas Haydar Aulia Rahman dan Narendra Satya Adikurniawan. Sementara pada kategori Konten Kreator, awardee terdiri atas M. Ghali Apriansyah, Deysilla Afifah Feriz, dan Septyas Ayu Kusuma Aji.

Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap para awardee dapat terus mengembangkan kompetensi yang telah diperoleh serta menjadi agen perubahan dalam pengembangan literasi digital, teknologi informasi, dan kreativitas konten, baik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta maupun di masyarakat luas.

Monitoring dan Evaluasi Akhir ini menjadi penanda berakhirnya program UMS Digital Library Scholarship 2026 sekaligus menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian yang telah diraih, sebagai bekal untuk menghadirkan program yang semakin berkualitas pada periode selanjutnya. (nnf190)

Perpustakaan UMS Selenggarakan Workshop Turnitin for Instructor untuk Optimalisasi Pemanfaatan Turnitin

By News

Surakarta, 9 Juli 2026 – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Turnitin for Instructor: Optimalisasi Pemanfaatan Turnitin untuk Dosen dan Tendik secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMS sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan Turnitin dalam mendukung integritas akademik.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa UMS telah menggunakan layanan Turnitin sejak tahun 2012. Seiring berkembangnya teknologi dan hadirnya berbagai pembaruan fitur, pelatihan ini menjadi penting agar dosen dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan Turnitin secara lebih optimal dalam proses pembelajaran maupun penulisan karya ilmiah.

Workshop menghadirkan Muhammad David Lung, Senior Professional and Education Services Consultant, Turnitin, LLC, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Turnitin saat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pendeteksi kemiripan naskah (Similarity Report), tetapi juga sebagai platform yang mendukung proses pembelajaran melalui berbagai fitur seperti Feedback Studio, QuickMarks, Peer Review, serta AI Writing Detection.

Muhammad David Lung menjelaskan bahwa hasil Similarity Report perlu dipahami secara bijak karena persentase kemiripan tidak selalu menunjukkan adanya plagiarisme. Penilaian tetap harus mempertimbangkan jenis karya tulis, penggunaan sitasi, serta kebijakan yang berlaku di masing-masing institusi. Ia juga mengulas fitur AI Writing Detection yang membantu dosen mengidentifikasi indikasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan naskah, sekaligus menekankan pentingnya penyusunan kebijakan penggunaan AI yang bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.

Selain penyampaian materi, peserta mengikuti demonstrasi penggunaan Turnitin Feedback Studio, mulai dari pembuatan kelas, pengelolaan tugas, pengaturan tenggat waktu, interpretasi laporan kesamaan, hingga pemberian umpan balik kepada mahasiswa menggunakan fitur QuickMarks dan rubrik penilaian. Narasumber juga membagikan berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan akun Turnitin agar penggunaan lisensi lebih efektif.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai pertanyaan peserta terkait penggunaan fitur Quick Submit, pengecualian sitasi dan daftar pustaka, keamanan akun, kendala unggah dokumen, hingga kompatibilitas browser. Narasumber juga memperkenalkan Turnitin Clarity, fitur terbaru yang dirancang untuk mendukung proses penyusunan draf dan pemberian umpan balik terhadap tulisan mahasiswa.

Melalui workshop ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap dosen dan tenaga kependidikan semakin memahami berbagai fitur Turnitin serta mampu memanfaatkannya secara optimal, tidak hanya sebagai alat pemeriksa kemiripan naskah, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran, penulisan ilmiah, dan budaya integritas akademik di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian doorprize, serta informasi mengenai distribusi materi dan e-sertifikat kepada seluruh peserta. (nnf190)

Tingkatkan Kesadaran akan Kesehatan Mental dan Resiliensi, Perpustakaan UMS Selenggarakan Pelatihan Khusus untuk Staf

By News

Surakarta, 23 April 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan pelatihan dengan topik “Pelatihan Resiliensi dan Kesehatan Mental untuk Karyawan” pada Rabu, 23 April 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 3,5 jam ini dihadiri oleh 23 staf perpustakaan UMS dan dibuka secara resmi oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A.

Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan resilien di lingkungan kerja. Kesehatan mental menjadi fondasi penting bagi kinerja optimal karyawan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2022, satu dari lima karyawan di tempat kerja mengalami kondisi kesehatan mental yang memerlukan perhatian serius. Selain itu, stigma dan kurangnya kesadaran terhadap kesehatan mental masih menjadi hambatan nyata bagi kesetaraan di tempat kerja.

Pelatihan dibawakan oleh Rina Jayanti, M.Psi, Psikolog, CHt® yang merupakan Psikolog Klinis di RS PKU Muhammadiyah Surakarta dan Certified Clinical Hypnotherapist by AWGI. Beliau membawakan materi komprehensif mencakup pemahaman konsep kesehatan mental dan resiliensi, strategi praktis mengelola stres, serta cara menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Pemateri membagikan definisi kesehatan mental menurut WHO yang menekankan bahwa kesehatan mental bukan sekadar ketiadaan gangguan, melainkan kemampuan seseorang untuk belajar, bekerja dengan baik, dan menjalani hidup yang bermakna.

Melalui materi yang disajikan, peserta diajarkan tentang penyebab stres di tempat kerja, antara lain beban kerja yang tinggi, konflik interpersonal, ketidakjelasan peran, serta ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Rina Jayanti menjelaskan dampak stres yang tidak dikelola dengan baik, mulai dari burnout—kelelahan total secara fisik dan emosional—hingga penurunan produktivitas dan kualitas layanan terhadap pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut, beliau menghadirkan strategi manajemen stres yang terdiri dari tiga pendekatan: regulasi emosi melalui relaksasi dan teknik grounding, strategi perilaku dengan time management dan teknik Pomodoro, serta strategi sosial melalui pembangunan support system dan komunikasi asertif.

Konsep resiliensi yang disampaikan dalam pelatihan mengutip pemahaman dari Ann Masten (2001) yang mendefinisikan resiliensi sebagai kemampuan untuk “bounce back”—bangkit dari tekanan, bertahan, dan justru berkembang dalam situasi yang sulit. Resiliensi bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan kemampuan untuk bangkit kembali dengan lebih kuat setiap kali menghadapi tantangan. Rina Jayanti mengidentifikasi lima karakteristik individu yang resilien: kemampuan mengelola emosi secara positif, berpikir fleksibel, memiliki makna hidup yang jelas, terampil dalam problem solving, serta memiliki dukungan sosial yang kuat.

Pada sesi praktis, peserta dilatih menggunakan teknik grounding untuk melepaskan emosi negatif dan meningkatkan kesadaran diri. Pemateri juga memperkenalkan konsep self-compassion (welas asih diri) berdasarkan penelitian Dr. Kristin Neff yang menekankan pentingnya bersikap lembut terhadap diri sendiri, menyadari bahwa penderitaan adalah bagian dari pengalaman manusia yang universal, serta mengembangkan kesadaran yang seimbang terhadap emosi yang sulit. Teknik Pomodoro juga diajarkan sebagai sistem manajemen waktu yang efektif untuk meningkatkan fokus dan produktivitas kerja melalui pembagian waktu kerja menjadi sesi 25 menit yang diselingi istirahat singkat.

Pemateri menekankan pentingnya pengembangan kemampuan adaptasi dan ketahanan psikologis melalui fleksibilitas berpikir, toleransi terhadap ketidakpastian, dan adopsi growth mindset—kepercayaan bahwa kemampuan dapat berkembang melalui usaha dan pembelajaran. Dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, Rina Jayanti juga membahas peran kepemimpinan suportif, budaya kerja yang seimbang, psychological safety, dan apresiasi terhadap kontribusi karyawan.

Dalam konteks kebijakan kesehatan mental di tempat kerja, Rina Jayanti mengacu pada rekomendasi WHO tahun 2022 yang menekankan tiga pilar utama: pencegahan risiko psikososial di tempat kerja, perlindungan dan promosi kesehatan mental, serta dukungan kepada karyawan untuk pulih dan berkembang. Keseimbangan antara upaya individu dan dukungan organisasi menjadi kunci mencapai kesehatan mental yang optimal.

Maria Husnun Nisa mengapresiasi partisipasi aktif seluruh peserta dan menekankan komitmen perpustakaan untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung pengembangan kompetensi dan kesejahteraan karyawan. Beliau menyatakan bahwa investasi dalam kesehatan mental karyawan merupakan bagian integral dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan produktivitas di perpustakaan UMS.

Dengan menyelenggarakan pelatihan ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap dapat memberdayakan setiap karyawan untuk membangun resiliensi yang kuat, mengelola stres dengan efektif, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan saling mendukung. Pelatihan resiliensi dan kesehatan mental ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memupuk budaya kerja yang lebih sehat, produktif, dan bermakna di lingkungan perpustakaan UMS ke depannya. (han/ai)

UPT Perpustakan dan Layanan Digital UMS Gelar Workshop Publikasi Internasional, Tekankan Pentingnya Abstrak yang Berdampak

By News

Surakarta — Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Publikasi Internasional bertajuk Emerald Writing Abstract with Impact pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrid di Ruang Siti Badilah UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS serta melalui platform Zoom Meeting.

Workshop menghadirkan Customer Success Partner dari Emerald Group Publishing Limited, William Loh, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa abstrak memiliki peran krusial dalam menarik perhatian editor maupun pembaca.

“Penulisan abstrak yang menarik sangat penting untuk meningkatkan keterbacaan artikel penelitian,” ujar William.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa dalam negeri dan internasional, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UMS.

Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., yang turut hadir dalam workshop tersebut, menyampaikan bahwa kemampuan menulis abstrak menjadi hal penting bagi akademisi. Menurutnya, menulis abstrak memiliki tantangan tersendiri karena peneliti harus mampu merangkum penelitian yang panjang ke dalam 200–300 kata secara efektif.

“Peneliti harus mampu membuat abstrak yang powerful agar dapat menarik minat pembaca untuk membaca keseluruhan artikel,” ungkap Ihwan.

Ia juga menyoroti bahwa banyak penelitian mahasiswa UMS yang sebenarnya memiliki kualitas baik dan topik yang menarik, namun belum didukung dengan penulisan abstrak yang optimal.

“Seringkali abstrak hanya ditulis sebagai rangkuman, padahal abstrak lebih dari sekadar itu. Abstrak harus mampu merepresentasikan nilai penting dari penelitian,” tambahnya.

Melalui workshop ini, UMS berharap dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, khususnya di kalangan mahasiswa. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen UMS dalam mewujudkan visi sebagai world class university dengan mendorong publikasi penelitian di jurnal internasional bereputasi. nnf190/Ai

Lomba Video Reels/TikTok POV Ramadhan 2026, Perpustakaan UMS Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Berbagi Inspirasi

By News

SURAKARTA, library.ums.ac.id – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan ajang kreatif bagi sivitas akademika melalui Lomba Video Reels/TikTok POV Ramadhan 2026. Mengusung tema “POV Ramadhan di Perpustakaan: Inspirasi, Literasi, dan Berkah”, lomba ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan pengalaman Ramadhan yang inspiratif di lingkungan perpustakaan.

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh sivitas akademika UMS dan berlangsung pada 20 Februari hingga 8 Maret 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 10 Maret 2026 melalui akun resmi Instagram dan TikTok Perpustakaan UMS serta website resmi perpustakaan.

Melalui lomba ini, peserta diajak menampilkan sudut pandang (POV) aktivitas selama Ramadhan di perpustakaan, seperti membaca buku, mengerjakan tugas, belajar kelompok, hingga konten slice of life yang kreatif dan inspiratif. Durasi video minimal 60 detik dan dapat diikuti secara individu maupun kelompok.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat citra perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman, inspiratif, dan penuh keberkahan selama bulan suci Ramadhan. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana promosi layanan perpustakaan melalui pendekatan kreatif di media sosial.

Adapun hadiah yang disiapkan cukup menarik, yakni:

  • Juara 1 sebesar Rp600.000
  • Juara 2 sebesar Rp400.000
  • Juara 3 sebesar Rp300.000
  • Harapan 1 sebesar Rp200.000
  • Harapan 2 sebesar Rp100.000
  • Juara Favorit sebesar Rp100.000

Seluruh pemenang juga akan mendapatkan sertifikat dan merchandise dari Perpustakaan UMS.

Proses penilaian akan dilakukan oleh dewan juri berdasarkan kreativitas ide dan konsep, storytelling, kelengkapan unsur resensi, serta kualitas video dan audio. Sementara itu, kategori juara favorit ditentukan berdasarkan jumlah likes terbanyak. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Peserta diwajibkan mengikuti akun Instagram dan TikTok resmi Perpustakaan UMS (@perpusums), tidak mengunci akun, serta mengunggah karya sesuai periode lomba dengan menandai akun tersebut. Setelah itu, peserta harus mendaftarkan diri dan mengunggah tautan karya melalui laman: ums.id/POV_RMDHAN26.

Dengan hadirnya lomba ini, Perpustakaan UMS berharap semangat literasi dan kreativitas mahasiswa semakin tumbuh, serta Ramadhan menjadi momentum untuk menebar inspirasi dan keberkahan melalui karya digital.

Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Nasyid NF di nomor 0838 656 44 909. (nnf190/Ai)

Tingkatkan Kualitas Layanan, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS Lakukan Benchmarking ke UGM

By News

YOGYAKARTA, 12 Februari 2026 – Dalam upaya memperkuat komitmen pengembangan layanan bagi seluruh sivitas akademika, tim UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan benchmarking atau studi tiru ke Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., bersama empat staf ahli lainnya: Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE)., Esti Handayani, S.I.Pust., Aisha Rachmalia Rayhan, S.Hum., dan Hanun Adlan, S.IP.

Mengapa Memilih UGM?

Pemilihan Perpustakaan dan Arsip UGM sebagai destinasi bukan tanpa alasan. Sejak melakukan penggabungan unit perpustakaan dan arsip secara resmi pada tahun 2023, UGM dinilai berhasil menciptakan ekosistem manajemen informasi yang sangat solid.

Beberapa prestasi prestisius yang menjadi daya tarik utama antara lain:

  • Predikat Istimewa dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
  • Penghargaan sebagai Unit Kerja Berprestasi Terbaik dalam tata kelola Layanan Informasi Publik.
  • Keunggulan dalam pemeringkatan repositori digital secara global.

Fokus Observasi dan Temuan Lapangan

Selama kunjungan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB, tim UMS melakukan observasi mendalam serta diskusi intensif mengenai praktik terbaik (best practices) pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi modern.

Beberapa poin penting yang menjadi catatan tim delegasi meliputi:

  1. Integrasi Tata Kelola: Penyatuan manajemen perpustakaan dan arsip yang terbukti meningkatkan efisiensi pelestarian memori institusi.
  2. Transparansi Informasi: Implementasi layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang sangat terstruktur dan mudah diakses.
  3. Inovasi Digital: Pengelolaan repositori yang terindeks global serta sistem sirkulasi mandiri berbasis TI.
  4. Transformasi Ruang: Pergeseran konsep perpustakaan menjadi ruang kolaboratif yang humanis, seperti penyediaan co-working space dan fasilitas inklusif bagi mahasiswa.

Langkah Strategis ke Depan

Kepala UPT Perpustakaan UMS, Maria Husnun Nisa, berharap wawasan yang diperoleh dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kepuasan pengguna di lingkungan UMS.

“Data dan wawasan ini akan menjadi landasan valid untuk mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) kami, mempercepat transformasi digital, serta mempererat jejaring kolaborasi antar-perpustakaan perguruan tinggi,” ungkapnya dalam laporan tersebut.

Kegiatan yang berjalan lancar tanpa kendala ini diakhiri dengan kunjungan keliling lingkungan perpustakaan UGM sebelum tim kembali ke Surakarta pada sore harinya. (aisha)

Perkuat Integritas Akademik dan Layanan Prima, Perpustakaan UMS Gelar Orientasi dan Capacity Building untuk Duta Perpustakaan 2026

By Event

Surakarta, 5 Februari 2026 — Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan Orientasi dan Capacity Building Duta Perpustakaan UMS 2026 selama dua hari, Rabu–Kamis (4–5 Februari 2026), bertempat di Ruang Siti Badilah Lantai 1, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis perpustakaan dalam menyiapkan Duta Perpustakaan UMS 2026 sebagai mitra aktif yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan layanan dan teknologi informasi. Acara dibuka secara resmi oleh Gatiningsih, S.IP., selaku Kepala Seksi (Kasi) Layanan Perpustakaan, yang hadir mewakili Kepala Perpustakaan UMS yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar para duta perpustakaan yang telah terpilih dapat mengikuti seluruh rangkaian pembekalan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pembekalan ini merupakan fondasi penting agar para duta mampu memahami, menguasai, dan menjelaskan seluruh layanan Perpustakaan dan Layanan Digital UMS secara utuh, sehingga dapat menjadi rujukan informasi yang kredibel, komunikatif, serta berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan citra perpustakaan sebagai pusat layanan akademik yang modern dan terpercaya.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test sebagai pemetaan awal pemahaman peserta, kemudian dilanjutkan dengan materi penguatan integritas dan loyalitas layanan, kehumasan dan promosi perpustakaan, serta pengenalan berbagai layanan inti seperti layanan sirkulasi, referensi, cadangan, trolly, layanan informasi, pojok statistik, corner, dan layanan unggulan lainnya. Pada hari ini pula, peserta mendapatkan pembekalan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung layanan perpustakaan dan pendampingan pemustaka di era digital, yang menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi. Selain itu, materi Turnitin dan Turnitin Draft Coach turut diberikan sebagai bagian dari penguatan literasi akademik dan etika kepenulisan ilmiah. Seluruh rangkaian sesi dikemas secara interaktif dengan selingan ice breaking untuk menjaga fokus, partisipasi, dan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.

Salah satu pemateri, Esti Handayani, S.I.Pust., yang menyampaikan materi Turnitin, menegaskan pentingnya integritas dalam kepenulisan akademik di kalangan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa integritas akademik merupakan fondasi utama dalam dunia pendidikan tinggi, sehingga mahasiswa perlu memahami batasan antara menulis ilmiah dan tindakan plagiarisme. Esti menekankan perlunya strategi parafrase yang benar dan tepat, yaitu dengan memahami substansi sumber rujukan, menyusunnya kembali menggunakan struktur dan gaya bahasa sendiri, serta tetap mencantumkan sitasi yang sesuai. Selain itu, ia juga menyoroti pemanfaatan Turnitin Draft Coach sebagai alat bantu penulisan yang efektif dan edukatif, karena dapat digunakan sejak tahap awal penyusunan draf karya ilmiah. Fitur ini, lanjutnya, dapat dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh sivitas akademika UMS sebagai sarana pembelajaran mandiri dalam meningkatkan kualitas tulisan akademik yang orisinal dan beretika.

Sementara itu, pada hari kedua kegiatan difokuskan secara khusus pada peningkatan kapasitas literasi informasi dan kualitas pelayanan perpustakaan. Para peserta mendapatkan pembekalan pemanfaatan basis data ilmiah bereputasi seperti Scopus dan ScienceDirect sebagai rujukan utama penelitian dan kepenulisan akademik, serta pelatihan pengelolaan sitasi dan referensi menggunakan Mendeley untuk mendukung penulisan karya ilmiah yang sistematis dan terstandar. Pada hari ini pula, peserta dibekali materi layanan prima yang diisi oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc(ITE) yakni menitikberatkan pada pembentukan sikap, etika, dan keterampilan komunikasi dalam melayani pemustaka secara ramah, empatik, dan solutif. Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi capaian pembelajaran serta sesi capacity building yang berfokus pada penguatan kerja sama tim, kepemimpinan, dan kepercayaan diri para duta. Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan ini, Perpustakaan UMS berharap Duta Perpustakaan 2026 mampu menjadi agen literasi informasi yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan dan pemanfaatan Perpustakaan dan Layanan Digital UMS di era digital. (han/ai)

Pengumuman Hasil Seleksi Duta Perpustakaan UMS 2025

By Pengumuman

📢 Pengumuman Hasil Seleksi Duta Perpustakaan UMS 2025 📢

Halo, Sivitas Akademika UMS! 🎉
Terima kasih atas partisipasi luar biasa kalian dalam seleksi Duta Perpustakaan UMS 2025. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, kami dengan bangga mengumumkan nama-nama yang terpilih menjadi bagian dari keluarga Duta Perpustakaan UMS tahun ini.

Apresiasi juga setinggi-tinggi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses rekrutmen duta dari awal hingga akhir, kami ucapkan terima kasih banyak atas waktunya dan ketertarikannya terhadap Perpustakaan UMS. Sampai jumpa di rekrutmen duta perpustakaan selanjutnya!

Untuk lampiran bisa di download di website library.ums.ac.id
terima kasih dan terus pantau kegiatan-kegiatan kami selanjutnya ^^


Layanan Daring : bit.ly/PERPUSdaring
Call Center : +62813-2685-9003

Email : [email protected]
Website : library.ums.ac.id
Youtube : perpustakaan ums
Facebook : perpustakaan ums
IG & TikTok : @perpusums