UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar Lomba 17 Agustusan dan Jumat Berbagi, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.00 WIB di Hall Depan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS ini diikuti oleh staf perpustakaan serta pemustaka dan sivitas akademika UMS.
Beragam perlombaan bernuansa khas perayaan 17 Agustus turut memeriahkan kegiatan, di antaranya lomba kelereng, lomba ambil bola, dan lomba estafet tiup cup. Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang saling berkompetisi sekaligus menikmati momen kebersamaan di lingkungan perpustakaan.
Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menyampaikan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk belajar dan mencari bahan pustaka, tetapi juga dapat menjadi ruang rekreasi dan interaksi bagi seluruh sivitas akademika.
“Perpustakaan bukan hanya tempat untuk belajar dan mencari buku. Perpustakaan juga dapat menjadi ruang rekreasi, ruang berinteraksi, dan ruang untuk membangun kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menciptakan suasana yang lebih dekat dan hangat antara staf perpustakaan dengan pemustaka, mahasiswa, maupun sivitas akademika UMS lainnya.”
Menurutnya, kegiatan nonakademik yang dikemas secara santai dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan pengalaman positif bagi pemustaka ketika berkunjung ke perpustakaan. Interaksi yang terbangun dalam suasana informal juga diharapkan dapat membuat perpustakaan semakin dekat dengan penggunanya.
Kegiatan Lomba 17 Agustusan dan Jumat Berbagi sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kompetisi, tetapi juga melalui kebersamaan, keceriaan, dan saling berbagi.
Melalui kegiatan tersebut, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS terus berupaya menghadirkan perpustakaan sebagai ruang akademik sekaligus ruang sosial yang inklusif, menyenangkan, dan dekat dengan sivitas akademika. (Nnf190)























