Surakarta, 9 Juli 2026 – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Workshop Turnitin for Instructor: Optimalisasi Pemanfaatan Turnitin untuk Dosen dan Tendik secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UMS sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan Turnitin dalam mendukung integritas akademik.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa UMS telah menggunakan layanan Turnitin sejak tahun 2012. Seiring berkembangnya teknologi dan hadirnya berbagai pembaruan fitur, pelatihan ini menjadi penting agar dosen dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan Turnitin secara lebih optimal dalam proses pembelajaran maupun penulisan karya ilmiah.
Workshop menghadirkan Muhammad David Lung, Senior Professional and Education Services Consultant, Turnitin, LLC, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Turnitin saat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pendeteksi kemiripan naskah (Similarity Report), tetapi juga sebagai platform yang mendukung proses pembelajaran melalui berbagai fitur seperti Feedback Studio, QuickMarks, Peer Review, serta AI Writing Detection.
Muhammad David Lung menjelaskan bahwa hasil Similarity Report perlu dipahami secara bijak karena persentase kemiripan tidak selalu menunjukkan adanya plagiarisme. Penilaian tetap harus mempertimbangkan jenis karya tulis, penggunaan sitasi, serta kebijakan yang berlaku di masing-masing institusi. Ia juga mengulas fitur AI Writing Detection yang membantu dosen mengidentifikasi indikasi penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan naskah, sekaligus menekankan pentingnya penyusunan kebijakan penggunaan AI yang bertanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.
Selain penyampaian materi, peserta mengikuti demonstrasi penggunaan Turnitin Feedback Studio, mulai dari pembuatan kelas, pengelolaan tugas, pengaturan tenggat waktu, interpretasi laporan kesamaan, hingga pemberian umpan balik kepada mahasiswa menggunakan fitur QuickMarks dan rubrik penilaian. Narasumber juga membagikan berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan akun Turnitin agar penggunaan lisensi lebih efektif.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai pertanyaan peserta terkait penggunaan fitur Quick Submit, pengecualian sitasi dan daftar pustaka, keamanan akun, kendala unggah dokumen, hingga kompatibilitas browser. Narasumber juga memperkenalkan Turnitin Clarity, fitur terbaru yang dirancang untuk mendukung proses penyusunan draf dan pemberian umpan balik terhadap tulisan mahasiswa.
Melalui workshop ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap dosen dan tenaga kependidikan semakin memahami berbagai fitur Turnitin serta mampu memanfaatkannya secara optimal, tidak hanya sebagai alat pemeriksa kemiripan naskah, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran, penulisan ilmiah, dan budaya integritas akademik di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian doorprize, serta informasi mengenai distribusi materi dan e-sertifikat kepada seluruh peserta. (nnf190)








