Skip to main content

SURAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan workshop bertajuk Library Literacy Fest (LLF) 2025. Mengusung tema “Menembus Jurnal Bereputasi: Teknik Penulisan dan Publikasi di ScienceDirect”, acara ini bertujuan membekali sivitas akademika dengan strategi jitu menghadapi ketatnya persaingan publikasi ilmiah internasional.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, ini bertempat di Ruang Meeting dan Diskusi Siti Walidah, Gedung UPT Perpustakaan UMS. Acara dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan kehadiran fisik dan virtual guna menjangkau audiens yang lebih luas. Tercatat sebanyak 60 peserta hadir secara luring di lokasi, sementara 75 peserta lainnya antusias menyimak melalui platform daring.

Workshop ini menghadirkan narasumber berkompeten, Rochman Hadi Mustofa, S.Pd., M.Pd., yang merupakan dosen Pendidikan Matematika UMS. Beliau dikenal memiliki rekam jejak impresif dalam dunia akademik, khususnya sebagai penulis aktif dan reviewer pada berbagai artikel ilmiah yang terindeks di ScienceDirect.

Dalam paparannya, Rochman membedah tuntas aspek teknis penulisan, mulai dari:

Struktur Artikel: Cara menyusun manuskrip yang sesuai dengan standar Elsevier.
Strategi Reviewer: Memahami sudut pandang penelaah agar artikel minim revisi.
Pemilihan Jurnal: Tips menentukan jurnal yang tepat di bawah naungan ScienceDirect agar peluang diterima (accepted) lebih besar.

“Publikasi di jurnal bereputasi bukan hanya soal hasil penelitian yang bagus, tapi juga tentang bagaimana kita membungkus narasi ilmiah tersebut dengan standar internasional yang ketat,” ujar Rochman di sela-sela materinya.

Kepala UPT Perpustakaan UMS Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A menyampaikan bahwa LLF 2025 merupakan bentuk komitmen perpustakaan dalam mendukung peningkatan jumlah publikasi internasional dari lingkungan UMS. Dengan adanya akses ke sumber daya digital yang melimpah, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat memaksimalkan potensi riset mereka.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta, baik yang hadir di ruang Siti Walidah maupun melalui Zoom, tampak antusias berkonsultasi mengenai kendala teknis yang sering mereka temui saat proses submit artikel. (nnf190/Ai)

Share