Skip to main content

Surakarta — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar ajang tahunan BiblioBattle 2026 dengan mengusung tema “One Book Can Change Everything” pada Senin (3/8/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Ruang Koleksi Referensi dan Periodikal, Lantai 3, Gedung UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

BiblioBattle dirancang sebagai ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk saling berbagi rekomendasi bacaan yang dinilai mampu mengubah cara pandang pembacanya, sekaligus menjadi ajang kompetisi presentasi buku yang menghadirkan dialog interaktif antara presenter, juri, dan audiens.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir dan menegaskan pentingnya membangun budaya literasi di lingkungan kampus sebagai bekal berpikir kritis dan reflektif, baik bagi mahasiswa maupun dosen. Ia juga berharap BiblioBattle dapat menumbuhkan minat baca sekaligus mempererat kolaborasi antara perpustakaan dan sivitas akademika.

Bertindak sebagai reviewer dalam kegiatan ini adalah Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. selaku Kepala Perpustakaan, serta Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. selaku Kabid Pengelolaan dan Layanan Digital UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Sesi inti BiblioBattle 2026 diisi oleh enam presenter dari kalangan dosen, pustakawan, dan mahasiswa yang secara bergantian membedah buku pilihan masing-masing:

  1. Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M. (Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat UMS) membuka sesi dengan membahas Filsafat Kecemasan karya Dr. Muhammad Faisal. Ia mengupas bagaimana buku ini menawarkan perspektif filosofis dalam memahami dan mengelola kecemasan, lengkap dengan langkah praktis yang bisa diterapkan pembaca dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd. (Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP) mempresentasikan Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Ia menyoroti kompleksitas persoalan psikologis dan sosial yang dihadapi tokoh-tokoh perempuan dalam novel tersebut, dengan penekanan pada tema cinta, pengkhianatan, dan harga diri.
  3. Aurelea Fatiha (Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Duta Perpus) membawakan Platinum Data karya Keigo Higashino. Ia mengulas sisi thriller novel ini yang mengkritisi manipulasi data dan isu privasi, sekaligus menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan yang tak tergantikan oleh teknologi.
  4. Zahra Fadhilah Husna, S.Hum. (Pustakawan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS) mempromosikan Keajaiban Toko Kelontong Namiya karya Keigo Higashino. Ia menekankan konsep unik surat-menyurat anonim lintas waktu dalam novel tersebut, yang memadukan unsur misteri dengan pesan-pesan moral yang mendalam.
  5. Nadia Qurrotu (Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Duta Perpus) mengangkat Aroma Karsa karya Dee Lestari. Ia memaparkan bagaimana cerita fiksi ini menghadirkan latar sejarah sekaligus modern, dengan tokoh-tokoh dari kalangan marjinal beserta pergulatan hidup mereka.
  6. Aisha Rachmalia Rayhan, S.Hum. (Pustakawan UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS) menutup sesi presentasi dengan membahas Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Buku ini menyoroti profesi-profesi kecil seperti pramuria, cleaning service, penjual makanan kaki lima, hingga pencuri motor, menggambarkan sisi kota besar yang jarang terlihat di balik gemerlapnya. Ia memaparkan kisah perjuangan hidup orang-orang kecil di kampung pinggiran Jakarta demi bertahan hidup di balik gemerlap ibu kota.

Usai seluruh presentasi, sesi dilanjutkan dengan tanggapan dari dewan juri dan audiens. Diskusi berkembang ke berbagai pertanyaan reflektif, mulai dari cara mengelola kecemasan, penggambaran karakter dalam karya fiksi, hingga relevansi cerita-cerita yang dibahas dengan isu kesehatan mental dan norma sosial dalam kehidupan nyata.

Rangkaian BiblioBattle 2026 diakhiri dengan pengumuman hasil voting peserta. Buku Filsafat Kecemasan karya Dr. Muhammad Faisal, yang dipresentasikan oleh Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., terpilih sebagai buku pemenang. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan terima kasih kepada seluruh partisipan.

Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan terus memberi dampak nyata bagi budaya membaca dan berbagi pengetahuan di lingkungan UMS.

BiblioBattle adalah format ajang literasi yang mempertemukan beberapa presenter untuk mempresentasikan satu buku pilihan masing-masing secara singkat, lengkap dengan alasan mengapa buku tersebut layak dibaca. Setelah seluruh presentasi selesai, audiens dan/atau dewan juri memberikan tanggapan serta memilih buku yang dinilai paling menarik melalui voting. Format ini populer digunakan di lingkungan kampus dan perpustakaan sebagai cara menumbuhkan minat baca sekaligus melatih kemampuan presentasi dan diskusi kritis para pesertanya. (nnf190)

Share