SURAKARTA — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan pembaruan layanan peminjaman buku sebagai upaya meningkatkan akses literasi dan kenyamanan pemustaka. Kebijakan baru ini resmi diberlakukan mulai 9 Februari 2026 dan memberikan fleksibilitas lebih dalam jumlah serta masa peminjaman koleksi.
Pembaruan layanan ini menjadi bagian dari komitmen UMS Library dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa serta memperkuat peran perpustakaan sebagai academic support system di lingkungan kampus. Melalui kebijakan baru tersebut, pemustaka diharapkan dapat mengakses sumber informasi secara lebih optimal untuk menunjang proses belajar, penelitian, maupun pengembangan diri.
Adapun ketentuan terbaru layanan peminjaman buku adalah sebagai berikut:
Untuk mahasiswa program Sarjana (S1), pemustaka dapat meminjam maksimal 10 judul buku dengan masa pinjam selama 10 hari dan kesempatan perpanjangan hingga dua kali. Sementara itu, mahasiswa program Magister (S2) diberikan masa pinjam lebih panjang, yaitu 14 hari, dengan jumlah maksimal 10 judul buku dan opsi perpanjangan sebanyak dua kali.
Selain menghadirkan kemudahan dalam layanan, UMS Library juga menyediakan fasilitas WhatsApp Gateway untuk membantu pemustaka mengecek status pinjaman, informasi denda, hingga melakukan perpanjangan buku secara lebih praktis melalui nomor 0857 2812 3767.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pemustaka, perpustakaan juga mengadakan program promo khusus berupa pembagian voucher es krim senilai Rp10.000 bagi lima pemustaka setiap hari yang meminjam 10 judul buku. Program ini berlangsung selama periode 9–14 Februari 2026 dan voucher dapat ditukarkan di LibCafe UPT Perpustakaan UMS.
Melalui inovasi layanan ini, UMS Library berharap dapat meningkatkan minat baca sivitas akademika sekaligus mendorong pemanfaatan koleksi perpustakaan secara lebih maksimal. Perpustakaan terus berupaya menghadirkan layanan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan pengguna di era digital. (nnf190/Ai)





