Skip to main content

Tingkatkan Kompetensi Pustakawan, FPPTMA Korwil Jateng UTB Gelar Workshop Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah: Dari Draft ke Publikasi Jurnal dan Pelantikan Pengurus di UMS

By News

SURAKARTA – Forum Perpustakaan Pendidikan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (FPPTMA) Wilayah Jawa Tengah, Utara, Timur, dan Barat (Jateng UTB) resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2025–2027. Pelantikan pengurus baru ini dirangkaikan dengan “Workshop Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah: Dari Draft ke Publikasi Jurnal” yang digelar secara hybrid di Ruang Siti Badilah, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Kamis (4/12/2025).

Acara diawali dengan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua FPPTMA Pusat, Irkhamiyati, S.IP., M.IP. dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Beliau melantik Muh. Choironi Yusuf, M.IP. dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (AISKA) sebagai Ketua FPPTMA Korwil Jateng UTB Periode 2025–2027 beserta jajaran pengurus barunya.

Dalam sambutannya, Irkhamiyati menekankan peran strategis pustakawan di era pendidikan tinggi saat ini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pustakawan tidak hanya menjadi pengelola buku, tetapi mampu membersamai mahasiswa dalam memahami jurnal dan publikasi karya ilmiah,” ujar Irkhamiyati.

Hal senada disampaikan oleh tuan rumah, Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pustakawan.

“Harapannya, pustakawan tidak hanya bisa membimbing mahasiswa, tetapi juga mampu mempublikasikan karya ilmiah mereka sendiri secara mandiri,” tegas Maria.

Sesi kedua acara diisi dengan workshop intensif yang dibagi menjadi dua sesi berdurasi masing-masing 60 menit. Workshop ini menghadirkan narasumber ahli untuk membekali peserta dengan keterampilan mengubah draf penelitian menjadi artikel yang layak terbit.

    1. Metodologi dan Penulisan: Sesi ini menghadirkan Heru Prasetyo Wibowo, Ph.D (Kaprodi PPKN UMS) yang membedah proses penulisan artikel ilmiah, mulai dari pengumpulan data, metodologi yang transparan, hingga pemilihan jurnal yang tepat. Diskusi juga mencakup pentingnya orisinalitas dan etika penelitian.
    2. Teknis Publikasi & OJS: Sesi teknis dipandu oleh Yolan Priatna, S.IIP., M.A , yang menjelaskan tata cara submission artikel melalui Open Journal Systems (OJS), penggunaan template, pengisian metadata, serta kebijakan plagiarisme (maksimal 30%).

Workshop ini tidak berhenti pada teori. Seluruh peserta ditargetkan untuk menghasilkan luaran (output) berupa artikel ilmiah yang akan diserahkan ke Jurnal UMPO atau jurnal relevan lainnya.

Panitia dan manajemen jurnal telah menyiapkan langkah-langkah strategis pasca-acara, antara lain:

    • Peserta diwajibkan membuat akun OJS dan menyesuaikan naskah dengan template jurnal.
    • Penyelenggara akan memberikan pendampingan review dan kemungkinan pembebasan biaya publikasi bagi peserta workshop.
    • Penerapan kebijakan baru terkait konten AI dan batas plagiarisme yang ketat untuk menjaga kualitas terbitan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif mengenai teknis file pendukung dan presentasi suvenir, menandai semangat baru bagi pustakawan PTMA untuk lebih produktif dalam kancah publikasi ilmiah. (nnf190/Ai)

 

Kukuhkan Pengurus Baru 2025–2027, FPPTMA Jateng UTB Gelar Rakerwil di UMS: Fokus Sinergi dan Digitalisasi

By News

SURAKARTA – Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (FPPTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah Utara, Timur, dan Barat (Jateng UTB) menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Kamis (4/12/2025) pukul 14.00WIB. Bertempat di Ruang Siti Badilah, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pertemuan ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan periode 2025–2027.

Agenda strategis ini dihadiri oleh para pimpinan perpustakaan dan pengurus baru dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di lintas wilayah Jawa Tengah.

Membuka kegiatan, Ketua FPPTMA Korwil Jateng UTB Periode 2025–2027, Muh. Choironi Yusuf, M.IP., dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (AISKA), menyampaikan sambutan perdananya kepada jajaran pengurus baru. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya soliditas tim dalam menghadapi tantangan manajemen perpustakaan yang semakin kompleks.

“Penggabungan wilayah Utara, Timur, dan Barat menjadi satu kekuatan besar adalah potensi luar biasa. Saya mengajak seluruh pengurus periode 2025–2027 untuk bergerak cepat menyatukan visi, memperkuat komunikasi, dan segera mengeksekusi program kerja yang berdampak nyata, baik bagi PTMA maupun sekolah-sekolah Muhammadiyah di sekitar kita,” ujar Choironi Yusuf.

Ia juga menggarisbawahi perlunya pembentukan kelompok kerja yang solid antar sebelas lembaga PTMA di wilayah ini untuk mempermudah koordinasi program.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua FPPTMA Pusat, Irkhamiyati, S.IP., M.IP., dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) yang turut hadir memberikan arahan. Ia mengapresiasi semangat pengurus baru Korwil Jateng UTB dan mengingatkan pentingnya penyelarasan program wilayah dengan agenda nasional.

“Perpustakaan PTMA harus bertransformasi menjadi jantung akademik yang berkemajuan. Saya mendorong rekan-rekan pengurus di Jawa Tengah untuk fokus pada standarisasi layanan dan inovasi digital. Sinergi yang kuat adalah kunci untuk mendukung akreditasi unggul institusi kita masing-masing,” tegas Irkhamiyati.

Acara ditutup dengan komitmen seluruh pengurus untuk segera merealisasikan “blue print” program kerja dan memperkuat jejaring melalui berbagi konten kreatif di media sosial antar koridor regional. (nnf190/Ai)

LLF 2025 Resmi Dibuka, Perpustakaan UMS Menghadirkan Strategi dan Kupas Tuntas Publikasi Tembus Scopus

By Event, News

SURAKARTA – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka rangkaian Library Literacy Fest (LLF) 2025 pada Senin (1/12). Kegiatan tahunan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan literasi akademik, kemampuan penulisan ilmiah, serta kualitas publikasi sivitas akademika UMS. LLF 2025 menjadi salah satu wujud komitmen perpustakaan dalam mendukung visi UMS sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis teknologi informasi yang berlandaskan nilai keislaman.

Acara dibuka oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada peserta serta menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas literasi riset bagi mahasiswa dan dosen. Ia juga menekankan bahwa perpustakaan akan terus menghadirkan program yang mendorong penguatan budaya menulis ilmiah, sebagaimana tercermin dalam penyelenggaraan LLF setiap tahun.

Pada sesi pembuka LLF 2025, perpustakaan menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Noor Kholid, S.Pd., M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan IV Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS. Beliau menyampaikan materi berjudul “Optimizing Research Writing: Kunci Sukses Publikasi di Scopus.” Dalam paparannya, Dr. M. Noor Kholid menekankan bahwa keberhasilan publikasi ilmiah tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis menulis, tetapi juga pada ketepatan menentukan arah riset, pemahaman struktur artikel yang sesuai, dan penguatan kualitas akademik.

Ia menjelaskan pentingnya membangun kebaruan (novelty) dalam penelitian agar artikel memiliki nilai kontribusi yang jelas. Selain itu, ia menguraikan struktur artikel ilmiah yang baik, mulai dari perumusan masalah, tinjauan pustaka yang relevan, metodologi yang kuat, hingga penyajian hasil dan diskusi yang mampu menunjang temuan penelitian. Menurutnya, keselarasan antara topik riset dan cakupan jurnal menjadi salah satu faktor penentu diterimanya artikel oleh editor.

Dr. M. Noor Kholid juga memberikan sejumlah strategi untuk menghindari penolakan (rejection), seperti memastikan kecukupan referensi ilmiah mutakhir, menghindari plagiarisme, serta memperhatikan gaya selingkung jurnal tujuan. Ia mencontohkan beragam bentuk kesalahan umum yang sering menyebabkan artikel ditolak, dan memberikan langkah-langkah praktis dalam memilih jurnal terindeks Scopus yang sesuai dengan bidang penelitian.

Sesi materi berlangsung interaktif dengan sejumlah pertanyaan dari peserta mengenai tantangan publikasi, penyusunan artikel, dan teknik korespondensi dengan editor jurnal. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya mahasiswa, dosen, dan pustakawan yang terlibat aktif dalam diskusi.

Rangkaian LLF 2025 akan diselenggarakan sepanjang bulan Desember dengan berbagai agenda lanjutan, meliputi workshop penulisan ilmiah berbasis SLR, Pelatihan kepenulisan di ScienceDirect, serta program penguatan literasi informasi lainnya. Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS berharap dapat mendorong peningkatan produktivitas riset dan kualitas publikasi sivitas akademika, sekaligus memperkuat kontribusi UMS dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional. (han/ai)

UPT Perpustakaan UMS Latih Mahasiswa Magister Administrasi Rumah Sakit Gunakan Database Internasional

By News

SURAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung iklim akademik yang berkualitas. Pada Sabtu (22/11/2025), UPT Perpustakaan sukses menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Literasi Informasi” yang dikhususkan bagi mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), Fakultas Kedokteran UMS.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dihadiri oleh 29 peserta. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pascasarjana dengan kemampuan penelusuran referensi ilmiah yang kredibel serta manajemen sitasi yang baik guna mendukung penyusunan tesis dan karya ilmiah mereka.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama yang padat materi. Sesi pertama dibawakan oleh Pustakawan UMS, Ana Wahyuni, S.Sos., yang memaparkan teknik penelusuran akses database internasional bereputasi. Peserta diajak mendalami cara menelusuri literatur melalui Scopus, serta mengakses jurnal online terkemuka seperti ScienceDirect, Emerald, dan Cambridge. Kemampuan ini dinilai krusial bagi mahasiswa tingkat magister untuk mendapatkan referensi mutakhir di bidang manajemen rumah sakit.

Sesi kedua dilanjutkan dengan materi “Pemanfaatan Reference Manager Mendeley” yang disampaikan oleh Nasyid Nurhasan Fuad, S.I.Kom. Pada sesi ini, mahasiswa dibimbing secara teknis mengenai pengelolaan kutipan dan daftar pustaka otomatis agar terhindar dari plagiarisme dan kesalahan format penulisan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara, mengingat pentingnya keterampilan ini dalam menunjang keberhasilan studi mereka di jenjang Strata-2 (S2). (Nnf190/Ai)

“Gandeng Emerald Publishing, Perpustakaan UMS Bekali Civitas Academica Trik Jitu Lolos Jurnal Global”

By News

SURAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Tips & Tricks to Submit Manuscript at Emerald Publishing” pada Jumat (21/11/2025) pukul 09.00 wib.

Acara yang berlangsung di Ruang Meeting & Discussion Siti Badilah ini dilaksanakan secara hibrida, menggabungkan pertemuan tatap muka dan siaran langsung melalui Zoom serta YouTube, guna menjangkau audiens yang lebih luas. Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa jenjang sarjana (S1) maupun pascasarjana turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Iwan Sukardi, selaku Business Manager Emerald Publishing untuk Indonesia. Dalam paparan materinya, Iwan memberikan wawasan mendalam mengenai strategi menulis manuskrip yang sesuai dengan standar penerbit internasional, memahami cakupan jurnal, hingga trik menghindari penolakan saat proses submission.

Adapun tujuan utama diselenggarakannya acara ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah civitas academica UMS di kancah internasional. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjembatani para peneliti pemula maupun berpengalaman untuk lebih memahami alur editorial dan standar kualitas yang diterapkan oleh penerbit bereputasi tinggi seperti Emerald Publishing.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A.

Dalam sambutannya, Maria Husnun menekankan pentingnya kolaborasi antara perpustakaan dan penyedia literatur global. Beliau berharap agar seluruh civitas academica UMS dapat memaksimalkan akses dan layanan yang telah dilanggan oleh universitas, khususnya koleksi jurnal dari Emerald.

“Kami berharap bapak/ibu dosen serta rekan-rekan mahasiswa tidak hanya sekadar mengakses, namun mampu memanfaatkan layanan dari Emerald ini sebagai referensi utama dalam penelitian. Lebih jauh lagi, semoga kegiatan ini memotivasi kita semua untuk berani mengirimkan karya tulisnya dan berhasil terbit di jurnal-jurnal bereputasi global,” ujar Maria dalam sambutannya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang sesi tanya jawab, di mana banyak peserta menggali lebih dalam mengenai kriteria naskah yang dicari oleh editor jurnal internasional. Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan sesi foto bersama. (nnf190/Ai)

Pustakawan UMS Asah Kompetensi Mengajar Lewat Micro Teaching Literasi Informasi: Komitmen Hadirkan Layanan Unggul

By News

Surakarta, 19 November 2026 – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan prima. Guna merespons kebutuhan pemustaka yang terus berkembang di era digital, perpustakaan sukses menggelar kegiatan intensif bertajuk “Micro Teaching Literasi Informasi” pada Rabu (19/11/2026).

Bertempat di Ruang Internet Lantai 1 Perpustakaan, kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 13.30 WIB ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan pedagogis para pustakawan. Fokus utamanya adalah memastikan setiap pustakawan mampu mendampingi mahasiswa dan dosen dalam memanfaatkan sumber daya informasi secara efektif.

Adaptif di Tengah Arus Digital

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan respons strategis terhadap pesatnya perkembangan teknologi akademik. Para pustakawan dituntut tidak hanya menguasai tools digital, tetapi juga mampu mentransfer pengetahuan tersebut kepada pemustaka dengan cara yang komunikatif dan mudah dicerna.

Dalam sesi ini, para peserta melakukan praktik mengajar (micro teaching) dengan tiga materi vital dalam ekosistem riset saat ini, yaitu:

Turnitin Draft Coach: Alat bantu pengecekan kesamaan teks untuk integritas akademik.

Reference Manager Mendeley: Perangkat lunak manajemen referensi dan sitasi.

Database ScienceDirect: Basis data jurnal ilmiah bereputasi internasional.

Menjadi Agen Literasi yang Andal

Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menekankan bahwa peran perpustakaan kini telah bergeser dari sekadar penyedia buku menjadi pusat pengembangan keterampilan literasi.

“Kegiatan Micro Teaching ini adalah wujud nyata upaya kami memastikan staf perpustakaan tidak tertinggal. Kami harus menjadi agen utama transfer keterampilan literasi informasi yang sangat vital, termasuk penguasaan perangkat mutakhir. Targetnya jelas, kami ingin menyajikan layanan unggul yang benar-benar menunjang kualitas riset dan capaian akademik di kampus ini,” tegas Maria.

Meningkatkan Kualitas Layanan Edukasi

Sesi ini dirancang layaknya workshop kolektif. Setiap pustakawan melakukan simulasi mengajar dan langsung mendapatkan umpan balik (feedback) dari rekan sejawat maupun fasilitator. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki teknik penyampaian, pengelolaan kelas, serta penyusunan strategi pembelajaran yang lebih menarik.

Salah satu peserta, Qodri Royani, S.IPust., mengungkapkan manfaat langsung yang dirasakannya pasca-kegiatan.

“Praktik langsung mengajarkan Mendeley dan ScienceDirect tadi sangat penting. Kami langsung mendapat feedback tentang cara presentasi agar materi teknis ini lebih cepat dipahami mahasiswa. Selain itu, kami jadi punya banyak ide segar untuk mengisi sesi pelatihan yang lebih menarik dan kena sasaran,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan UMS berharap layanan literasi informasi yang diberikan kepada sivitas akademika akan semakin relevan, efektif, dan berdampak positif terhadap iklim riset universitas. (Kry164)

Perpustakaan UIII Gelar Studi Banding Virtual ke UMS, Bahas Implementasi Koha Secara Menyeluruh

By News

Kamis, 17 November 2025 — Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan studi banding virtual dari Perpustakaan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIIII). Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom ini berjalan intensif, terutama karena tim UIII telah menyiapkan dokumen berisi delapan halaman daftar pertanyaan mendalam terkait implementasi Koha dan integrasinya dengan Vufind.

Diskusi diawali dengan pemaparan pengalaman UMS saat pertama kali beralih ke Koha, mulai dari alasan pemilihan sistem, proses migrasi data, hingga adaptasi staf agar Koha dapat digunakan secara optimal dalam operasional harian. UIII menunjukkan ketertarikan besar untuk mempelajari seluruh proses tersebut, termasuk pembagian peran staf admin dan kataloger serta penerapan modul-modul Koha dalam layanan sirkulasi.

Pada aspek teknis, UMS menjelaskan detail lingkungan server yang digunakan, sistem operasi tempat Koha berjalan, serta arsitektur jaringan yang memastikan akses stabil bagi OPAC dan staf perpustakaan. Tim UIII juga menyoroti sejumlah isu strategis dalam pengelolaan sistem otomasi, seperti pilihan antara server on-premise atau cloud, mekanisme backup data, dan standardisasi metadata agar tetap konsisten.

Integrasi Koha dengan layanan digital kampus turut menjadi topik penting. UMS membagikan pengalaman menghubungkan Koha dengan SSO, LMS, dan portal mahasiswa, termasuk tantangan teknis yang dihadapi. Integrasi Koha dengan Vufind juga dibahas secara detail, mulai dari proses sinkronisasi data hingga upaya meningkatkan tampilan dan fitur pencarian agar lebih ramah bagi pemustaka.

Selama hampir tiga jam diskusi, Perpustakaan UIII menanyakan praktik terbaik UMS dalam menjaga kualitas data, melakukan audit koleksi, mengelola authority file, serta mengukur efektivitas penggunaan Koha dan Vufind. Di akhir sesi, pembahasan meluas pada strategi pelatihan staf, promosi layanan digital, hingga pemantauan respons pengguna terhadap sistem yang dikembangkan.

Kepala Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menyampaikan apresiasi atas ketertarikan mendalam dari tim UIII.

“Kami selalu terbuka untuk berbagi pengalaman. Setiap perpustakaan memiliki tantangan masing-masing, dan mudah-mudahan pengalaman kami dapat menjadi gambaran yang bermanfaat bagi UIII dalam mengembangkan layanannya,” ujarnya.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lanjutan. Kedua perpustakaan sepakat menjaga komunikasi, khususnya dalam pengembangan sistem otomasi, peningkatan kompetensi pustakawan, serta penguatan layanan digital yang lebih inklusif. (Kry164)

[DIBUKA] Pendaftaran Duta Perpustakaan UMS tahun 2025

By Pengumuman

PENDAFTARAN DIBUKA!

Hi Mahasiswa UMS! Kabar baik nih bagi yang ingin berkesempatan menjadi Duta Perpustakaan UMS tahun 2025. Pendaftaran kami perpanjang hingga tanggal 6 desember 2025. Segera siapkan CV dan berkas kalian untuk bisa bergabung menjadi bagian dari UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Daftar ditautan https://ums.id/LIBDUTA2025

Pendaftaran mulai dibuka tanggal 10 November 2025 hingga 6 Desember 2025

Kami tunggu partisipasinya 😀
Salam Literasi
#umslibrary#ums#solo#dutaperpustakaan

_____
Layanan Daring : bit.ly/PERPUSdaring
Call Center : +62813-2685-9003

Email : [email protected]
Website : library.ums.ac.id
Youtube : perpustakaan ums
Facebook : perpustakaan ums
IG & TikTok : @perpusums

Perkuat Jejaring dan Literasi, Perpustakaan UII Lakukan Kunjungan Kerja ke UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS

By News

Surakarta, 22 Oktober 2025 — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan kerja dari Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pada Rabu (22/10). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 14 pustakawan UII yang hadir untuk berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antarperpustakaan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari berbagai hal terkait pengelolaan perpustakaan, proses akreditasi, serta program literasi yang dijalankan di UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan bahagianya atas kunjungan tersebut.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran tim dari Perpustakaan UII. Pertemuan ini bukan hanya menjadi ajang berbagi, tapi juga kesempatan bagi kami untuk saling belajar. Banyak hal yang juga dapat kami pelajari dari praktik baik yang telah dilakukan oleh Perpustakaan UII,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perpustakaan UII, Muhammad Jamil, S.I.P., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya persiapan menuju reakreditasi perpustakaan UII.

“Kami datang untuk melakukan sharing tentang layanan perpustakaan, pengelolaan data, serta strategi menghadapi proses reakreditasi. Kami ingin mengetahui bagaimana Perpustakaan UMS menyiapkan borang, dokumen pendukung, hingga menghadapi visitasi dari Perpusnas,” terangnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif mengenai strategi akreditasi, penyusunan borang, dan praktik terbaik dalam pengelolaan layanan digital di perpustakaan. Diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari kedua pihak.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antara dua lembaga, khususnya dalam pengembangan literasi informasi, layanan digital, dan peningkatan mutu perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Semoga pertemuan hari ini membawa manfaat, semangat baru, dan langkah kolaboratif bagi kedua perpustakaan,” tutup Maria Husnun Nisa dengan penuh optimisme. (Nnf190/Ai)

IMM Jawa Tengah dan Perpustakaan UMS Siap Cetak Peneliti Muda Muhammadiyah

By News

Surakarta, 18 Oktober 2025 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah melakukan kunjungan resmi ke UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (18/10). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Internet dan Komputer tersebut dihadiri oleh 11 perwakilan pengurus DPD IMM Jawa Tengah periode 2024–2026.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kolaboratif IMM di bidang akademik dan penelitian. Dalam sambutannya, Maria menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memperkuat budaya riset di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Kami sangat menyambut baik langkah DPD IMM Jawa Tengah yang ingin memperkuat basis riset di kalangan mahasiswa. Perpustakaan sebagai pusat sumber ilmu siap berperan aktif mendukung kegiatan penelitian dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan akademik serta kemanfaatan sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M., selaku Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, menjelaskan maksud utama dari kunjungan ini, yaitu untuk menjalin kerja sama strategis dalam pengembangan Akademi Riset di bawah naungan IMM Jawa Tengah.

“Kami ingin mendorong mahasiswa Muhammadiyah agar lebih aktif melakukan riset dan inovasi yang aplikatif, sehingga hasilnya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan UMS menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas dan ekosistem riset di tubuh IMM,” tutur Nia.

alam kesempatan yang sama, Fika Anisa Solihah, Sekretaris Bidang Riset dan Teknologi DPD IMM Jawa Tengah, memaparkan bahwa Akademi Riset IMM diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang penelitian. Melalui program tersebut, IMM berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas riset mahasiswa, memperluas jejaring akademik hingga tingkat internasional, serta menumbuhkan peneliti muda yang memiliki daya saing global. Lebih dari itu, IMM juga menargetkan untuk menjadi pelopor gerakan riset mahasiswa di Indonesia.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara jajaran UPT Perpustakaan UMS dan delegasi IMM. Kedua pihak membahas berbagai bentuk kolaborasi dan rencana tindak lanjut untuk mendukung penguatan ekosistem riset di lingkungan kampus Muhammadiyah.

“Tujuan akhirnya adalah membentuk ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan IMM dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA),” ujar Fika menegaskan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi sinergi antara lembaga kemahasiswaan dan institusi akademik dalam memperkuat budaya ilmiah di kalangan mahasiswa Muhammadiyah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan lahir generasi peneliti muda yang berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa. (nnf190/Ai)