Skip to main content
Category

News

UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS Terima Kunjungan Studi Banding Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

By News

Surakarta, Sabtu 31 Januari 2026 — UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan studi banding dari Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta dalam rangka pengelolaan layanan akademik, admisi, dan perpustakaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Diskusi Siti Badilah, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., yang sekaligus mewakili pimpinan UMS. Dalam sambutannya, Maria menyampaikan apresiasi atas kunjungan UNISA Yogyakarta serta menegaskan komitmen UMS dalam mengembangkan layanan akademik dan perpustakaan sebagai bagian dari sistem pendukung utama tridarma perguruan tinggi.

“UMS terbuka untuk berbagi praktik baik, khususnya dalam pengelolaan layanan akademik, admisi, dan perpustakaan yang terintegrasi dengan sistem digital dan penjaminan mutu,” ujarnya.

Selanjutnya, perwakilan dari UNISA Yogyakarta, Suryani, S.Kep., Ns., M.Med.Ed. menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan studi banding, yaitu untuk mempelajari pengelolaan layanan akademik, sistem admisi mahasiswa, serta pengelolaan perpustakaan sebagai bagian dari persiapan dan penguatan institusi, termasuk menghadapi proses akreditasi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T., selaku Kasubdit Admisi & Layanan Akademik Direktorat Akademik dan Admisi UMS. Ia memaparkan gambaran umum pengelolaan layanan akademik dan admisi di UMS, termasuk integrasi sistem informasi akademik, alur layanan mahasiswa, serta upaya peningkatan kualitas layanan berbasis teknologi informasi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Setelah itu, peserta dibagi ke dalam dua lokasi sesuai dengan fokus studi banding.

Untuk sesi pengelolaan layanan akademik dan admisi, kegiatan didampingi oleh Ratnanto Fitriadi, S.T., M.T. bersama Wuryanto, S.T., M.Kom, selaku Kasubdit Sistem Informasi dan Administrasi Akademik Direktorat Akademik dan Admisi beserta Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) UMS Dr. Triyono, M.Si.,. Pada sesi ini dibahas secara mendalam terkait sistem informasi akademik, proses admisi mahasiswa, serta tata kelola layanan akademik di UMS.

Sementara itu, sesi pengelolaan perpustakaan dilaksanakan di Ruang Internet UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS. Sesi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan UNISA Yogyakarta dalam menghadapi akreditasi perpustakaan. Kegiatan didampingi oleh Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., yang menjelaskan pengelolaan perpustakaan UMS, meliputi layanan pemustaka, pengembangan koleksi, pengelolaan repository, sistem informasi perpustakaan, serta implementasi penjaminan mutu.

Diskusi kemudian dilanjutkan dan dipimpin oleh Zeni Istiqomah, S.IP., M.A, selaku Kepala Perpustakaan UNISA Yogyakarta. Diskusi berlangsung aktif dengan pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antara kedua institusi.

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan terjalin kerja sama dan sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, admisi, dan perpustakaan. (nnf190/Ai)

Lanjutkan Studi Tiru, Perpustakaan UMS Pelajari Integrasi RPS dan Standar di Perpustakaan UBAYA

By News

SURABAYA – Melanjutkan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyambangi Perpustakaan Universitas Surabaya (UBAYA) pada 20 Januari 2026. Kunjungan ini difokuskan untuk membedah penerapan standar mutu internasional serta integrasi sistem pengadaan pustaka dengan kurikulum akademik.

Kepala Perpustakaan UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penerimaan yang hangat dari pihak UBAYA. Maria menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini, selain menyambung tali silaturahmi, adalah untuk belajar lebih mendalam mengenai pengelolaan sarana prasarana, pengembangan sistem, serta strategi manajemen yang diterapkan UBAYA.

Rombongan UMS disambut langsung oleh Direktur Perpustakaan UBAYA, Kristina, S.Sos., M.IP. Dalam sambutannya, Kristina memaparkan bahwa tata kelola perpustakaan UBAYA telah mengacu pada standar ISO 21001:2018 tentang Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP).

“Sistem ini tidak hanya dijalankan, tetapi juga dipantau secara ketat. Kami melakukan monitoring dan evaluasi melalui audit internal setiap enam bulan sekali, serta audit eksternal oleh badan sertifikasi TUV Nord Indonesia untuk menjamin mutu layanan tetap prima,” jelas Kristina.

Salah satu topik utama diskusi adalah terobosan UBAYA dalam mengintegrasikan pengadaan pustaka dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Melalui sistem ini, dosen dapat lebih mudah mengusulkan penambahan koleksi yang tersinergi langsung dengan mata kuliah. Usulan tersebut kemudian masuk ke dalam silabus dan diproses melalui sistem L-Kampus, yang mencakup layanan koleksi, akuisisi, manajemen pengadaan, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Selain itu, dijelaskan pula mengenai portal Ubaya Library Services (https://uls.ubaya.ac.id/) yang menjadi gerbang utama akses layanan digital bagi pemustaka.

Hal menarik lainnya adalah pendekatan UBAYA terhadap literasi informasi. Pihak perpustakaan bekerja sama dengan fakultas untuk memasukkan materi literasi digital ke dalam mata kuliah.

“Dengan masuk ke kurikulum, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendasar yang kuat. Mulai dari pemanfaatan fasilitas perpustakaan, strategi pencarian jurnal, teknik parafrase, pencegahan plagiasi, penggunaan reference manager, hingga publikasi ilmiah,” papar tim perpustakaan UBAYA.

Diskusi ditutup dengan pembahasan mengenai manajemen koleksi fisik dan digital. UBAYA menerapkan kebijakan penyiangan (weeding) untuk koleksi di atas 5 tahun, namun tetap memberikan toleransi khusus bagi disiplin ilmu tertentu, seperti Teknik, yang referensinya memiliki masa pakai lebih lama. Buku hasil penyiangan ini kemudian dihibahkan dan diinformasikan secara luas melalui media sosial.

Kristina juga memperkenalkan inovasi pelestarian arsip universitas melalui konsep Museum Virtual, yang memungkinkan arsip sejarah UBAYA diakses secara digital dan interaktif. (nnf190/Ai)

Studi Banding Manajemen Mutu, Perpustakaan UMS Gali Inovasi Layanan di Perpustakaan Universitas Airlangga

By News

SURABAYA – Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., memimpin kunjungan studi banding ke Perpustakaan Universitas Airlangga (UNAIR) pada selasa 20 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami implementasi manajemen penjaminan mutu serta strategi pengembangan perpustakaan sebagai sistem pendukung (support system) vital di lingkungan universitas.

Dalam pertemuan tersebut, Maria Husnun Nisa menyampaikan keinginannya untuk mempelajari secara rinci bagaimana Perpustakaan UNAIR menangani penjaminan mutu, mulai dari peta proses hingga audit. Selain itu, diskusi juga difokuskan pada pengembangan sarana dan prasarana (sarpras), layanan pemustaka, manajemen koleksi, repositori, hingga sistem informasi yang digunakan.

Sinergi Penjaminan Mutu Rombongan UMS disambut hangat oleh Kepala Seksi Kepustakawanan UNAIR, Ika Rudianto, S.Sos., M.I.Kom. Dalam paparan pembukanya, Ika menjelaskan perjalanan bisnis proses perpustakaan UNAIR hingga terbentuknya peta pelaksanaan penjaminan mutu yang solid. Ia menekankan bahwa keberhasilan proses ini tidak lepas dari pendampingan intensif oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) universitas, yang memastikan evaluasi dan audit berjalan rutin setiap tahunnya.

Integrasi Sistem dan Layanan Digital Diskusi berlanjut pada aspek teknis dan inovasi layanan. Perpustakaan UNAIR memaparkan kebijakan integrasi yang ketat, di mana mahasiswa diwajibkan mengunggah sertifikat Online Research Management (ORM) sebagai syarat melihat Kartu Hasil Studi (KHS). Kebijakan ini telah diakomodasi penuh oleh sistem universitas.

Terkait sistem informasi, UNAIR memanfaatkan Inlislite dan AILIS for Education yang didukung dengan kegiatan Training of Trainer secara rutin. Evaluasi koleksi dilakukan berbasis statistik; jika data menunjukkan minimnya peminat, koleksi tersebut akan ditarik untuk menjaga efisiensi.

Strategi “Jemput Bola” dan Promosi Kreatif Untuk meningkatkan minat baca dan kunjungan, Perpustakaan UNAIR menerapkan strategi proaktif atau “jemput bola”. Kegiatan roadshow ke fakultas dan program studi dilakukan secara berkala untuk pengenalan perpustakaan serta pendampingan unggah mandiri.

Inovasi fisik juga menjadi sorotan. Penataan koleksi didesain menarik per subjek layaknya toko buku modern (seperti Gramedia), lengkap dengan alarm pengingat bulanan. Koleksi buku direkomendasikan menggunakan bantuan Artificial Intelligence (AI) dan ditampilkan dalam book showcase yang estetik.

Guna menarik minat pemustaka, berbagai taktik promosi diterapkan, antara lain:

  • Pemberian suvenir (tas) bagi pemustaka yang meminjam buku dalam jumlah banyak.
  • Fitur Express Your Idea dan pameran buku populer.

Kunjungan ditutup dengan library tour yang dipandu langsung oleh Kepala Perpustakaan UNAIR, Prof. Dr. Rahma Sugihartati, Dra., M.Si. Rombongan UMS diajak melihat langsung fasilitas dan implementasi layanan yang telah didiskusikan guna menjadi referensi pengembangan di UMS ke depannya. (nnf190/Ai)

Menjemput Inspirasi, Menghidupkan Layanan: Catatan Perjalanan Studi Tiru Perpustakaan UMS ke Jantung Inovasi Literasi

By News

Surakarta – Perpustakaan bukan sekadar deretan rak kayu yang memahat keheningan; ia adalah jantung pengetahuan yang harus terus berdenyut mengikuti perkembangan zaman. Semangat inilah yang membawa tim UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempuh perjalanan studi tiru ke Jakarta dan Bandung pada 13–14 Januari 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Perpustakaan UMS untuk terus bertransformasi agar tetap relevan, inklusif, dan berdaya guna bagi seluruh sivitas akademika. Dipimpin oleh Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A., rombongan ini mengunjungi tiga institusi rujukan: Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Perpustakaan Jakarta & PDS HB Jassin, dan Perpustakaan Kandaga Universitas Padjadjaran (Unpad).


Belajar Menjadi Mitra yang Hangat di UI
Kunjungan pertama di Perpustakaan UI memberikan perspektif baru tentang bagaimana pustakawan dapat hadir sebagai mitra akademik yang proaktif. Diskusi hangat mengalir mengenai pengembangan SDM, pengelolaan koleksi secara berkelanjutan, hingga etika pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran. Salah satu poin menyentuh adalah bagaimana layanan Electronic Resources Delivery Services (EDS) mampu meningkatkan kepercayaan diri pustakawan dalam melayani para pakar dan profesor.

Ruang Ketiga: Perpustakaan yang Memanusiakan di Perpustakaan Jakarta & PDS HB Jassin

Di Jakarta, tim menyelami konsep “Ruang Ketiga” di Perpustakaan Jakarta & Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin. Pasca revitalisasi, perpustakaan tidak lagi sekadar tempat meminjam buku, melainkan ruang publik yang nyaman untuk berkarya dan bertumbuh. Dengan suasana yang inklusif dan pengelolaan media sosial yang profesional, tempat ini berhasil menarik ribuan pengunjung setiap harinya, serta mampu membuktikan bahwa perpustakaan bisa menjadi destinasi rekreasi yang membahagiakan.

Integrasi Digital dan Pelestarian di Kandaga Unpad

Perjalanan berlanjut ke Bandung, tepatnya di Perpustakaan Kandaga Unpad. Di sini, tim Perpustakaan UMS belajar tentang konsep GLAM (Gallery, Library, Archive, and Museum) yang mengintegrasikan berbagai sumber informasi dalam satu pintu digital. Inovasi teknologi yang dikembangkan secara mandiri di Kandaga Unpad menunjukkan bahwa kreativitas lokal mampu menjawab tantangan era digital tanpa kehilangan sentuhan fasilitas fisik yang nyaman bagi mahasiswa. (kry164)

Dukung Kreativitas Mahasiswa, UPT Perpustakaan dan Layanan DIgital Buka Pendaftaran “UMSLIbrary Digital Scholarship 2026”

By News

SURAKARTA – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali membuka peluang emas bagi mahasiswa melalui program UMS Library Digital Scholarship 2026. Program beasiswa ini ditujukan khusus bagi mahasiswa yang memiliki minat dan keahlian di bidang pengembangan konten digital dan sistem informasi.

Pendaftaran telah resmi dibuka mulai hari ini, 31 Desember 2025, dan akan berlangsung hingga 5 Februari 2026.

 

Persyaratan Peserta

Bagi mahasiswa yang tertarik bergabung, berikut adalah kriteria yang harus dipenuhi:

 

      1. Mahasiswa aktif S1 UMS minimal Semester 3.

      1. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00.

      1. Menyiapkan CV lengkap.

      1. Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.

      1. Melampirkan link portofolio/pengalaman dalam pengembangan program komputer, sistem, aplikasi, atau konten digital kreatif (bisa berupa tugas kuliah maupun proyek di luar perkuliahan).

    1. Bukan merupakan Duta Perpustakaan.

 

 

Keuntungan (Benefit)

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas menarik, di antaranya:

 

      • Dana insentif pengembangan proyek/konten.

      • Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dan ID Card resmi.

      • Pendampingan langsung oleh mentor profesional dalam pengembangan proyek.

    • Insentif tambahan bagi proyek atau konten terbaik.

 

 

Jadwal Seleksi (Timeline)

Proses seleksi akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kandidat terbaik yang terpilih:

 

      • Pendaftaran: 31 Des 2025 – 5 Feb 2026

      • Seleksi Administrasi & Profiling: 6 – 8 Feb 2026

      • Pengumuman Tahap 1: 10 Feb 2026

      • Seleksi Wawancara/Substansi: 15 – 19 Feb 2026

    • Pengumuman Kelolosan Akhir: 23 Feb 2026

 

 

Cara Mendaftar

Mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan resmi: ums.id/UMSLIBDS2026 atau dengan memindai QR Code yang tertera pada poster resmi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Call Center Perpustakaan UMS di nomor WhatsApp 0813 2685 9003 atau ikuti akun Instagram resmi @perpusums.

panduan download disini
(nnf190/Ai)

 

 

Optimalkan Publikasi Ilmiah, UPT Perpustakaan UMS Gelar Workshop Systematic Literature Review (SLR)

By News

SURAKARTA – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Systematic Literature Review (SLR) untuk Publikasi Ilmiah” pada Selasa (23/12/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 – 12.00 WIB ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Ruang Siti Walidah Lantai 1, Perpustakaan UMS.

Acara dibuka oleh Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc. (ITE), selaku Kabid Pengelolaan dan Layanan Digital UMS. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa workshop ini merupakan agenda strategis perpustakaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya digital.

“Kegiatan ini adalah upaya kami untuk memasifkan layanan koleksi database yang telah dilanggan oleh UMS. Kami ingin memastikan mahasiswa dan dosen tidak hanya memiliki akses, tetapi juga memiliki wawasan mendalam terkait metode SLR guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mereka,” ujar Hardika.

Dalam sesi inti, Naufal Ishartono, Ph.D. membedah secara teknis alur kerja metode SLR, mulai dari pengumpulan data hingga menjadi draf artikel siap submit. Beliau menjelaskan bahwa langkah pertama yang krusial adalah kemampuan memanen referensi secara akurat dari berbagai basis data ilmiah.

“Peneliti harus mampu menarik data referensi dari berbagai sumber kredibel seperti Scopus, hingga Web of Science. Kuncinya adalah pada penggunaan kata kunci yang tepat agar artikel yang terjaring benar-benar relevan,” jelas Naufal.

Setelah data terkumpul, peneliti diarahkan untuk melakukan seleksi ketat (screening) guna memastikan setiap artikel selaras dengan topik dan tujuan penelitian yang diangkat. Peserta diajarkan cara membedah temuan-temuan dari artikel terdahulu untuk menemukan pola, tren, dan celah penelitian (research gap).

Langkah terakhir adalah menuangkan hasil analisis tersebut ke dalam struktur artikel ilmiah. “Menulis SLR bukan sekadar merangkum, melainkan menyintesis berbagai literatur menjadi sebuah argumen baru yang kuat dan sistematis dalam bentuk artikel publikasi,” tambahnya.

Pelaksanaan secara hybrid memungkinkan peserta dari berbagai fakultas, baik yang hadir secara fisik maupun daring, untuk berinteraksi langsung. Sesi tanya jawab diwarnai dengan diskusi teknis mengenai kendala yang sering dihadapi peneliti saat melakukan seleksi artikel yang berjumlah ribuan.

Melalui workshop ini, diharapkan produktivitas publikasi ilmiah di lingkungan UMS semakin meningkat, baik di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi. (Nnf190/Ai)

70 Mahasiswa Bersaing Jadi Duta Perpustakaan UMS 2025 Melalui Rangkaian Tes Seleksi

By News

SURAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seleksi ketat bagi calon Duta Perpustakaan UMS. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (18–19 Desember 2025), ini diikuti oleh sebanyak 70 mahasiswa dari berbagai program studi.

Seleksi ini bertujuan untuk menjaring representasi mahasiswa yang memiliki dedikasi tinggi dalam mempromosikan budaya literasi dan mengoptimalkan pemanfaatan layanan digital di lingkungan universitas.

Rangkaian Uji Kompetensi
Para peserta tidak hanya dinilai dari aspek penampilan, tetapi juga dari kecakapan teknis dan wawasan mendalam. Berikut adalah empat tahapan tes yang harus dilalui oleh para calon duta:

Wawancara (Interview): Menggali kepribadian, visi, serta motivasi peserta dalam berkontribusi bagi perpustakaan.

Shelving: Uji ketangkasan dan ketelitian dalam penataan koleksi buku sesuai dengan sistem klasifikasi perpustakaan.

Literasi Informasi: Tes kemampuan dalam mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif dan etis.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Menguji kemahiran peserta dalam mengoperasikan perangkat digital dan layanan berbasis teknologi yang tersedia di UPT Perpustakaan.

“Duta Perpustakaan diharapkan menjadi jembatan antara perpustakaan dan mahasiswa, membantu menyebarkan semangat literasi di era digital,” ujar Nasyid Nurhasan Fuad, salah satu tim penilai di sela-sela kegiatan.

Profil Calon Duta
Calon Duta Perpustakaan UMS adalah mahasiswa aktif UMS yang memiliki kecintaan pada dunia literasi, berwawasan luas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Mereka nantinya akan bertugas sebagai garda terdepan dalam mempromosikan berbagai program inovatif yang dimiliki oleh UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

“Kami mencari talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik untuk mengajak rekan-rekan mahasiswa kembali ke perpustakaan, baik secara fisik maupun melalui layanan digital kami,” ujar Maia Husnun Nisa, S.Sos., M.A Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS.

Melalui seleksi ini, diharapkan akan terpilih sosok-sosok inspiratif yang mampu meningkatkan daya tarik perpustakaan sebagai pusat keunggulan akademik dan kreativitas mahasiswa. (Nnf190/Ai)

Optimalkan Dukungan Riset, UPT Perpustakaan UMS Gelar “Library Power-Up Day” di FK dan FKG

By News

SURAKARTA – UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Library Power-Up Day: Jangan Tinggalkan Layanannya” pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara simultan di dua lokasi, yakni Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMS.

Acara ini dirancang khusus untuk menyasar para pemangku kepentingan akademik, mulai dari Pimpinan Fakultas, Pimpinan Program Studi, hingga jajaran Dosen di lingkungan kedua fakultas tersebut.

Sosialisasi Serentak oleh Pimpinan Perpustakaan
Untuk memastikan pesan tersampaikan dengan optimal, sosialisasi dipimpin langsung oleh jajaran struktural UPT Perpustakaan dan Layanan Digital:

Di Fakultas Kedokteran: Sosialisasi disampaikan oleh Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. selaku Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital.

Di Fakultas Kedokteran Gigi: Materi dipaparkan oleh Ken Retno Yuniwati, SIP. selaku Kepala Urusan (Kaur) Teknologi Informasi, Promosi, dan Pusat Data.

Kupas Tuntas Layanan Fisik hingga Digital
Dalam paparannya, tim perpustakaan memberikan gambaran komprehensif mengenai transformasi layanan perpustakaan saat ini. Materi yang disampaikan meliputi:

Gambaran Umum & Layanan Perpustakaan: Penjelasan mengenai visi perpustakaan sebagai mitra strategis dalam kegiatan akademik.

Layanan Fisik & Daring: Integrasi antara kenyamanan fasilitas di gedung perpustakaan dengan kemudahan akses platform digital yang dapat dijangkau kapan saja dan di mana saja.

Layanan Khusus Penelitian: Inovasi layanan yang dirancang khusus untuk membantu dosen dalam proses riset dan publikasi ilmiah.

Demo Akses Database Global
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah demo akses database internasional. Para pimpinan dan dosen diajak mempraktikkan langsung cara mengakses sumber referensi bereputasi dunia seperti Scopus, ScienceDirect, Emerald, serta berbagai database lainnya yang telah dilanggan oleh UMS.

“Kegiatan ini bertujuan agar tidak ada lagi layanan perpustakaan yang ‘tertinggal’ atau tidak dimanfaatkan. Kami ingin memastikan pimpinan dan dosen memiliki kontrol penuh terhadap sumber daya informasi yang kami sediakan untuk mendukung kualitas pengajaran dan riset,” ujar Maria Husnun Nisa di sela kegiatan.

Sesi Interaktif
Acara ditutup dengan diskusi dan tanya jawab yang produktif. Para dosen aktif berkonsultasi mengenai kendala teknis akses jurnal hingga sinkronisasi data penelitian. Melalui Library Power-Up Day ini, diharapkan sinergi antara perpustakaan dan fakultas semakin kuat guna mendukung tercapainya visi UMS sebagai pusat keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Nnf190/Ai)

UMS Gelar Library Literacy Fest 2025: Strategi Jitu Tembus Jurnal Internasional ScienceDirect

By News

SURAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan workshop bertajuk Library Literacy Fest (LLF) 2025. Mengusung tema “Menembus Jurnal Bereputasi: Teknik Penulisan dan Publikasi di ScienceDirect”, acara ini bertujuan membekali sivitas akademika dengan strategi jitu menghadapi ketatnya persaingan publikasi ilmiah internasional.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, ini bertempat di Ruang Meeting dan Diskusi Siti Walidah, Gedung UPT Perpustakaan UMS. Acara dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan kehadiran fisik dan virtual guna menjangkau audiens yang lebih luas. Tercatat sebanyak 60 peserta hadir secara luring di lokasi, sementara 75 peserta lainnya antusias menyimak melalui platform daring.

Workshop ini menghadirkan narasumber berkompeten, Rochman Hadi Mustofa, S.Pd., M.Pd., yang merupakan dosen Pendidikan Matematika UMS. Beliau dikenal memiliki rekam jejak impresif dalam dunia akademik, khususnya sebagai penulis aktif dan reviewer pada berbagai artikel ilmiah yang terindeks di ScienceDirect.

Dalam paparannya, Rochman membedah tuntas aspek teknis penulisan, mulai dari:

Struktur Artikel: Cara menyusun manuskrip yang sesuai dengan standar Elsevier.
Strategi Reviewer: Memahami sudut pandang penelaah agar artikel minim revisi.
Pemilihan Jurnal: Tips menentukan jurnal yang tepat di bawah naungan ScienceDirect agar peluang diterima (accepted) lebih besar.

“Publikasi di jurnal bereputasi bukan hanya soal hasil penelitian yang bagus, tapi juga tentang bagaimana kita membungkus narasi ilmiah tersebut dengan standar internasional yang ketat,” ujar Rochman di sela-sela materinya.

Kepala UPT Perpustakaan UMS Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A menyampaikan bahwa LLF 2025 merupakan bentuk komitmen perpustakaan dalam mendukung peningkatan jumlah publikasi internasional dari lingkungan UMS. Dengan adanya akses ke sumber daya digital yang melimpah, diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat memaksimalkan potensi riset mereka.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta, baik yang hadir di ruang Siti Walidah maupun melalui Zoom, tampak antusias berkonsultasi mengenai kendala teknis yang sering mereka temui saat proses submit artikel. (nnf190/Ai)

Tingkatkan Kompetensi Pustakawan, FPPTMA Korwil Jateng UTB Gelar Workshop Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah: Dari Draft ke Publikasi Jurnal dan Pelantikan Pengurus di UMS

By News

SURAKARTA – Forum Perpustakaan Pendidikan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (FPPTMA) Wilayah Jawa Tengah, Utara, Timur, dan Barat (Jateng UTB) resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2025–2027. Pelantikan pengurus baru ini dirangkaikan dengan “Workshop Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah: Dari Draft ke Publikasi Jurnal” yang digelar secara hybrid di Ruang Siti Badilah, UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Kamis (4/12/2025).

Acara diawali dengan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua FPPTMA Pusat, Irkhamiyati, S.IP., M.IP. dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Beliau melantik Muh. Choironi Yusuf, M.IP. dari Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (AISKA) sebagai Ketua FPPTMA Korwil Jateng UTB Periode 2025–2027 beserta jajaran pengurus barunya.

Dalam sambutannya, Irkhamiyati menekankan peran strategis pustakawan di era pendidikan tinggi saat ini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pustakawan tidak hanya menjadi pengelola buku, tetapi mampu membersamai mahasiswa dalam memahami jurnal dan publikasi karya ilmiah,” ujar Irkhamiyati.

Hal senada disampaikan oleh tuan rumah, Kepala UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Maria Husnun Nisa, S.Sos., M.A. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pustakawan.

“Harapannya, pustakawan tidak hanya bisa membimbing mahasiswa, tetapi juga mampu mempublikasikan karya ilmiah mereka sendiri secara mandiri,” tegas Maria.

Sesi kedua acara diisi dengan workshop intensif yang dibagi menjadi dua sesi berdurasi masing-masing 60 menit. Workshop ini menghadirkan narasumber ahli untuk membekali peserta dengan keterampilan mengubah draf penelitian menjadi artikel yang layak terbit.

    1. Metodologi dan Penulisan: Sesi ini menghadirkan Heru Prasetyo Wibowo, Ph.D (Kaprodi PPKN UMS) yang membedah proses penulisan artikel ilmiah, mulai dari pengumpulan data, metodologi yang transparan, hingga pemilihan jurnal yang tepat. Diskusi juga mencakup pentingnya orisinalitas dan etika penelitian.
    2. Teknis Publikasi & OJS: Sesi teknis dipandu oleh Yolan Priatna, S.IIP., M.A , yang menjelaskan tata cara submission artikel melalui Open Journal Systems (OJS), penggunaan template, pengisian metadata, serta kebijakan plagiarisme (maksimal 30%).

Workshop ini tidak berhenti pada teori. Seluruh peserta ditargetkan untuk menghasilkan luaran (output) berupa artikel ilmiah yang akan diserahkan ke Jurnal UMPO atau jurnal relevan lainnya.

Panitia dan manajemen jurnal telah menyiapkan langkah-langkah strategis pasca-acara, antara lain:

    • Peserta diwajibkan membuat akun OJS dan menyesuaikan naskah dengan template jurnal.
    • Penyelenggara akan memberikan pendampingan review dan kemungkinan pembebasan biaya publikasi bagi peserta workshop.
    • Penerapan kebijakan baru terkait konten AI dan batas plagiarisme yang ketat untuk menjaga kualitas terbitan.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif mengenai teknis file pendukung dan presentasi suvenir, menandai semangat baru bagi pustakawan PTMA untuk lebih produktif dalam kancah publikasi ilmiah. (nnf190/Ai)